Dia Sama Namun Berbeda [On Going]

Dia Sama Namun Berbeda [On Going]

  • WpView
    Reads 21
  • WpVote
    Mga Boto 6
  • WpPart
    Mga Parte 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Mon, May 22, 2023
WpInfo
Fiction
Mystery
"Gu...gue min...minta maaf" . . . "Maaf? Kata maaf lo gak sebanding dengan apa yang gue rasain dulu" . . . "Gue gak bakal ngebales lo sekarang, dan gue bakalan ngebales lo di lain hari. So wait for my revenge"
All Rights Reserved
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Sahabat atau Pacar [TAMAT]
  • I'M PSYCHOPATH
  • SENVICTUS
  • Oktober kelabu
  • Gajelas(chanbaek)(gs)END✔✔
  • Keazen (A Sly World)
  • Auri, Cigarettes and Life
  • Lolipop berdarah
  • ARNWOLF (END)
  • Oedipus Complex

[BELUM DI REVISI] So, typo masih berserakan~ About, dua pilihan yang sulit ditentukan. --------------------------------------------------- "Gue nggak mau basa basi" Rehan memalingkan wajahnya. "Gini aja.. Gue kasih pilihan buat lo. Gue atau Rendy?" "Emangnya salah gue apa sih sampe lo kayak gini?" Fix, gue nangis sekarang. Gue tau apa salah gue. Tapi sampe melampaui batas apakah kesalahan gue sampai sampai Rehan kayak gini ke gue? "Lo tanya salah lo apa, apa nggak bisa intropeksi diri yah?!" Mendengar kalimat itu keluar dari bibir Rehan, semua badan gue gemeteran. Entah karena nada suaranya yang meninggi ataupun auranya yang seolah ingin menerkam gue sebagai mangsanya. Gue mencoba menetralkan semua badan gue yang gemeteran dan menyeka air mata yang udah nggak kehitung lagi jumlahnya. Diam sejenak. "Kalo lo mau jawaban dari gue, gue nggak bisa jawab. DAN GUE NGGAK BISA MILIH" Ucap gue dengan penuh penekanan. ®2019

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman