Story cover for Forgiveness by sana_ashia
Forgiveness
  • WpView
    Reads 182,264
  • WpVote
    Votes 10,616
  • WpPart
    Parts 42
  • WpView
    Reads 182,264
  • WpVote
    Votes 10,616
  • WpPart
    Parts 42
Complete, First published Feb 28, 2015
Masa lalu
Sakit hati
Dendam
tiga serangkai yang selalu menghantui di sepanjang hidupku, tapi anehnya aku tidak pernah berpikir untuk melepaskan mimpi buruk itu.
Tidak rela
Walaupun berjuta umat menyerukan agar aku melupakannya, aku tetap tidak mau, karena dengan masa lalu, sakit hati dan dendam yang telah mengakar kuat di dalam hatiku, aku bisa mengingat betapa bencinya aku pada mereka yang telah merenggut kebahagiaanku dulu.
Jangan harap usaha mereka untuk meminta maaf akan kujamah, kata maaf mereka tidak akan mampu untuk menyembuhkan luka di hatiku.
Tidak semudah itu....
--Seirena--

(Karena cerita ini di-private jadi harus follow dulu baru bisa baca)
All Rights Reserved
Sign up to add Forgiveness to your library and receive updates
or
#180haikal
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 9
H(our)s cover
Diary Peri Keceriaan cover
A Decade of Silence [Revisi] cover
Gupta cover
DESIDERIUM (SELESAI) cover
Revenge Marriage (SELESAI) cover
Luka Naren. cover
AKU TAK PERCAYA CINTA, AYAH! (TAMAT) cover
RETAK [END] cover

H(our)s

32 parts Complete

"Aku sangat kesakitan." "Jangan katakan apapun." "Aku ingin terbang bebas." "Fanya...." "Aku ingin memberi tahumu beberapa rahasia." "Apa itu?" tanyanya diikuti dengan tatapan beberapa orang yang berada di ruang operasi. "Aku tidak pernah berhenti mencintaimu bahkan saat di hatiku ada orang lain. Kamu selalu dan selamanya akan ada di dalam hatiku. Kamu menjadi salah satu kesempurnaan dalam hidupku yang penuh dengan kemalangan." "Aku tahu." "Setiap jam yang aku habiskan denganmu adalah hadiah terindah yang Tuhan berikan. Setiap jam yang kamu habiskan untuk mengusap lembut perutku adalah kebahagiaan terindah yang aku rasakan selama kehamilanku. Dan setiap jam aku selalu mencintaimu sebagai bagian dari hidupku. Terima kasih." "...."