Simply Memoir

Simply Memoir

  • WpView
    Reads 21
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 18, 2026
Kienna merasa cukup puas dengan lingkup pertemanannya yang kecil. Bukan karena dia tidak suka bergaul. Namun energi sosialnya terbatas. Jadi dia cukup pemilih untuk menentukan sekiranya kapan dia akan menggunakan energinya untuk ber-sosialisasi. Sementara itu, Raya adalah siswa baru dengan kepribadian yang santai dan mudah bergaul. Tidak butuh waktu lama untuk Raya diterima dengan baik oleh teman-teman sekelasnya dan masuk ke dalam club penyiar sekolah. Lingkaran pertemanan Kienna dan Raya cukup jauh sehingga harusnya tidak memungkinkan bagi keduanya untuk berteman akrab. Namun garis waktu semesta memang tidak bisa di tebak. Siapa sangka saat itu Kienna menjadi satu-satunya orang yang dapat membantu Raya? Interaksi sederhana yang kemudian membuat Raya tertarik untuk mengenal Kienna lebih jauh dan mengantarkan mereka pada hubungan yang tidak terduga. Kisah manis ini tiba-tiba kembali terputar dalam benak Kienna bertahun setelahnya dan tidak mau pergi. Jadi singkatnya, saat ini Kienna menuliskan kisah ini hanya karena sedang senggang.
All Rights Reserved
#319
comingofage
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Boat of Blossoms
  • RUANG RINDU
  • A Thousand Stars
  • Hiraeth to Everlasting Sun
  • Dreamers [on-going + revisi]
  • 9 Bintang
  • ALATAS
  • Just Dream with you
  • I LO(lea)VE YOU! [COMPLETED]

Di sebuah kota besar yang ramai, tinggal seorang gadis muda nan cantik jelita, dengan mata yang memancarkan kerinduan yang telah lama ia simpan dalam hatinya. Namanya, Alena. Sejak usianya masih remaja, ia telah memendam perasaan terhadap seorang pemuda yang sering bermain ke rumahnya. Pemuda itu adalah sahabat sang kakak, seorang pria humoris yang lembut dalam tutur kata, dan manis dalam sikap, membuat hati Alena perlahan jatuh ke dalam pesona yang tak terhindarkan. Tahun demi tahun berlalu, dan perasaan itu semakin tumbuh dalam diam, menyelinap di balik tawa-tawa kecil dan pertemuan yang kian singkat. Setiap kali ia melihat senyuman pria itu-sebut saja namanya Atlanta-ada harapan kecil dalam hatinya, bahwa mungkin, suatu hari, Atlanta akan menyadari cinta yang telah lama ia pendam. Namun, waktu tak selalu berbaik hati pada perasaan yang tersembunyi. Alena hanya bisa menatap dari kejauhan, takut untuk mengungkapkan isi hatinya, takut akan patah hati. Akankah cinta yang terpendam selama hampir delapan tahun itu menemukan jalannya? Apakah Atlanta akan melihat Alena bukan hanya sebagai adik dari sahabatnya, melainkan sebagai seorang wanita yang hatinya penuh cinta? Dalam cerita ini, kita akan menyaksikan perjalanan dua anak muda yang dipertemukan oleh takdir namun dipisahkan oleh waktu dan keberanian. Akankah impian indah yang selama ini hidup dalam hati Alena terwujud, ataukah ia harus merelakan perasaannya pergi bersama angin yang berlalu? Kisah mereka adalah kisah tentang harapan, penantian, dan keyakinan akan cinta sejati. Mari kita nantikan, apakah kisah indah itu akan benar-benar terjadi atau tidak.

More details
WpActionLinkContent Guidelines