Cinta Itu Menyakitkan

Cinta Itu Menyakitkan

  • WpView
    Reads 562
  • WpVote
    Votes 220
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 30, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
cerita ini adalah cerita tentang seorang gadis yang udah lama mencintai seorang remaja " gue suka sama lu" ucap gadis itu yang bernama Tiara " ha lu bilang apa gue gak denger" jawab remaja itu yang bernama Ray sambil melepas handsetnya Tiara mencintai Ray dari bangku sekolah dasar hingga sekarang ~~ maaf jika ceritanya tidak bagus karena saya baru saja ingin mencoba membuat cerita jika ada yang salah atau typo dimaklumi ya .. ini cerita hanya dari ke gabutan saya saja
All Rights Reserved
#365
reader
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DeaSea
  • Why Do You Love Me [COMPLETED]
  • Arsyilazka
  • Alice
  • Feeling Of My Heart
  • My possesive boyfriend
  • luka dan duka [END]
  • Ghea & Ran
  • ARVELO (Want You With Me)✔
  • You Are Mine [COMPLETED #Story_01]
DeaSea

Ikan hiu makan Nadea I love you yang baca "Hah?!" teriakku spontan. Cinta yang terbentuk dari hati seorang gadis pindahan dari kota dan sekolah lain. Perasaan yang tak asing dari hatinya itu berhasil muncul dalam satu waktu. Dia merasakannya di saat mata hitamnya, dengan tak sengaja menatap siswa bermata teduh. Sean, namanya. Anak remaja yang benar-benar buta akan arti suka, arti sayang, dan tidak tahu arti cinta dengan lawan jenisnya ini, mendadak paham. Tanpa disadari, dia mengalami getaran hebat di dalam dadanya. Dan anak perempuan itu adalah aku, Nadea. °•°•° Alin, dia adalah gadis pecinta jepit pita garis keras. Dia juga yang menyemangati dan mengingatkanku di saat tahu kalau aku mencintai teman sekelasnya. Dia juga yang menghiburku ketika Sean memperkenalkan sosok Elisa di hadapanku. Dan Alin juga yang membuatku tertawa saat seorang Nino menggodanya. Dia benar-benar sahabat terbaikku. "AAA... NINO GILA!" dengan mata terpejam Alin berteriak. Aku tahu apa yang dilihat Alin, jadi aku hanya bisa bungkam sambil melihat ke arah Alin. Aku perlu mengatakan kalau ceritaku ini memang penuh keseruan dan candaan, juga tak jarang ada air mata yang harus keluar dari tempatnya. Tentu, aku sulit menghentikan itu. Dan ini yang kutanyakan, bisakah kisah ini berakhir dengan manis, semanis senyumku? °•°•° 🚫Don't Copast My Story🚫

More details
WpActionLinkContent Guidelines