Always, the sun stays [on revision]

Always, the sun stays [on revision]

  • WpView
    Reads 8,697
  • WpVote
    Votes 1,018
  • WpPart
    Parts 22
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Feb 18, 2026
[PROSES REPUBLISH] ❛❛Segala sesuatu yang sementara menghidangkan kehilangan, juga harapan.❜❜ Adakah adil dari kehilangan sesuatu yang berharga dan resolusi yang ditawarkan pada rasa sakit itu hanyalah menerima? Kala, Kia, serta cerita-cerita tentang kehilangan milik mereka sendiri maupun yang mengelilingi. Kala dan Kia sama-sama kehilangan sosok berarti di kehidupan mereka. Satu pertemuan di pagi hari menjadi awal keduanya bersinggungan, disambung saling berbagi dan menemani--juga menaruh hati, barangkali. Berbekal surat dari yang dicinta, ada hidup yang mau tak mau harus lanjut dijalani. Di tengah kemelut perih masing-masing dan kehadiran satu sama lain, bagaimana mereka akan kembali mengutuhkan hati? Bersisian, keduanya akan menyelami satu hari demi satu hari berdamai dengan yang tak lagi ada dan yang masih ada. [hurt/comfort, slice of life, family, friendship] © 2023 all rights reserved by fluoresens.
All Rights Reserved
#235
nctdream
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [END] When the Stars are Tired
  • 120 Lembar
  • Untuk Arjuna[✓]
  • As We Are
  • take away
  • I'm NOT OKAY ~ END
  • 'ɪɴ ᴍʏ ᴅʀᴇᴀᴍ...~𝙹𝚎𝚗𝚁𝚒𝚗𝚊 (𝐂𝐨𝐦𝐩𝐥𝐞𝐭𝐞𝐝) ✅
  • X = Savior✔

[TAMAT-LENGKAP] Vote dan komentar sangat diapresiasi😺 Di kota yang tidak pernah benar-benar tidur, di antara bangunan yang dibangun dari ambisi dan jalanan yang tak pernah mengizinkan langkah berhenti terlalu lama, ada dua jiwa yang terus berjalan bukan karena tahu arah, tetapi karena tak tahu bagaimana cara berhenti. Prawira Dirja Kartasasmita yang tumbuh terlalu cepat, terlalu sunyi, terlalu terbiasa membungkam isi hati demi memenuhi ekspektasi. Hidup dalam dunia yang menuntut ketegasan tanpa jeda, di mana keberhasilan adalah mata uang, dan kelembutan dianggap kelemahan. Bukti nyata bahkan jiwa yang paling terlatih pun, pada akhirnya, bisa lelah juga. Rania Dwijaswari Atmadja yang dibesarkan dengan cinta dan tawa keluarga. Anak tunggal yang belajar menjadi dewasa sebelum waktunya, tetapi sering lupa bertanya apakah dirinya baik-baik saja. Di balik senyumnya tersimpan pertanyaan sederhana: akankah ia menemukan dirinya lagi jika terlalu lama beristirahat? Dalam perjalanan panjang yang penuh kebetulan untuk mencari tempat rehat dari kungkungan ekspektasi, akankah dua jiwa ini menemukan alasan untuk tetap duduk, ataukah pintu untuk pergi terasa lebih mudah untuk dijalani? #2 di Romansa (30 Juli 2025)

More details
WpActionLinkContent Guidelines