The Mute [HIAT].

The Mute [HIAT].

  • WpView
    Bacaan 136
  • WpVote
    Undian 92
  • WpPart
    Bahagian 7
WpMetadataReadSedang Ditulis
WpMetadataNoticeTerakhir diterbitkan Kha, Jun 15, 2023
Follow sebelum baca!! ⚠️KALAU MAU HEBAT JNGN JDI PLAGIAT⚠️. ° ° ° ° ° ° ini adalah kisah Luna si gadis bisu yang selalu mendapatkan Bullyan di sekolah mau pun di rumah... "Ya tuhan aku cape... Aku cape ya tuhan, aku ingin cepat cepat pergi dari dunia ini." -luna Oh ya ini cerita gabut aja si wkwk. Semoga suka yaw, Mau rikwes ga nih end nya happy atau sad? Kayanya seruan sad ya biar kalian nangis brng brng hehe Ga kok berjanda, aku juga ga tau ke depannya gimana xixi yawdh selamat membaca manizzzz YANG GA SUKA GAUSAH BACA!! Jngn lupa vote ya maniezzz🦋 ⚠️DILARANG PLAGIAT!!⚠️
Hak Cipta Terpelihara
#562
diary
WpChevronRight
Jom sertai komuniti bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang diperibadikan, simpan cerita kegemaran anda ke dalam Pustaka anda, serta beri komen dan undi untuk mengembangkan komuniti anda.
Illustration

You may also like

  • Arunika
  • AMORA Wounded Girl (Perjodohan)
  • AXELLE [END]
  • ALUNA
  • Converge With You [On Going]
  • SHORT STORY
  • Origami Alfiolita (End)
  • ELGITA  (TERBIT)
  • Arsyilazka
  • ALYA
Arunika

Baca aja duluu bestii, pasti menarik kok. Dijamin, hehe ____________ SMA Bumi Nusantara, sekolah terbaik di Indonesia. Dengan segudang prestasi yang mencetak para alumni berkualitas. Banyak media yang kerap memberitakan betapa unggulnya sekolah ini. Dan Keisya Renata, telah resmi menjadi bagian dari sekolah tersebut. Tapi Ironisnya, apa yang diberitakan tak sesuai realitas yang ada. Hukum dan sistem didalamnya tumpul ke bawah. Sekolah ini adalah surga bagi yang berkuasa, dan neraka bagi yang tak berdaya. Awalnya Keisya berpura-pura untuk tak peduli. Sampai akhirnya sebuah kasus menyeretnya untuk menjadi target para penguasa. Dari situlah perlawanan Keisya dimulai. ______ Keisya memejamkan mata. Napas gadis itu memberat. Ada dua hal yang bisa ia lakukan. Tetap diam, menahan semuanya, membiarkan ini berlalu begitu saja. Atau melawan. Tapi sialnya, darah Keisya sudah mendidih. Persetan dengan konsekuensinya. Tanpa peringatan, tangannya menepis cengkeraman Michella, lalu dalam gerakan cepat, ia memelintir tangan gadis itu. Michella berteriak. Wajahnya terkejut bukan main. Tapi Keisya tidak berhenti sampai di situ. Ia membalas jambakan tadi dengan lebih kasar, membuat Michella mengerang kesakitan. "Apaan sih lo?!" Michella mengumpat. "Apaan sih lo?!" Keisya menirukan nada suara Michella dengan mengejek. Lalu, dengan satu dorongan kuat, ia melempar tubuh Michella hingga gadis itu tersungkur ke lantai. Semuanya membeku. "Eh, berani banget sih lo-" Lucy maju, tapi Keisya lebih cepat. Satu tendangan terarah tepat mengenai perut Lucy, membuat gadis itu jatuh terduduk sambil meringis. Keisya menarik napas, lalu melempar tasnya ke lantai. Tangannya menggulung lengan seragam ke atas. "Yuk, rame-rame gue ladenin," tantang Keisya.

Maklumat lanjut
WpActionLinkGaris Panduan Isi