Bianglala

Bianglala

  • WpView
    Reads 266
  • WpVote
    Votes 20
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 18, 2023
Ketika ternyata sebuah objek lain menjadi alasan untuk beberapa bintang bersinar dan juga meredup. Gardana Senior High School. Menjadi Sekolah Menengah Atas yang menduduki posisi pertama kategori Sekolah Menengah Atas Swasta terbaik se-kota Jakarta. Masuk ke dalam 3 besar Sekolah Menengah Atas terbaik se-Nusantara. Gardana dan point besarnya yang setiap tahunnya menghasilkan keberhasilan dengan tingkat 98%, nyaris sempurna. Mencetak para bintang yang sinarnya bisa menjadi pemikat semua pasang mata. Nilai yang mereka hasilkan cukup valid untuk diterima di sektor Universitas Negri terbaik. Ada 3 murid kebanggaan Gardana setiap tahunnya, 3 murid yang di sebut sebagai 3 Bintang Utama Gardana, 3 bintang dan 1 kelas berlian di setiap angkatannya. Ya, Gardana hanya melihat mereka, mereka si 3 bintang dan 1 kelas berlian. Karna mereka yang membuat Gardana bisa bertahan menjadi salah satu Perfect School. Angkatan kelas akhir tahun ini. 1. Ranaga Sagra. 2. Ayezra Aledian. 3. Galdiya Violyn. Canala Keina. Gadis berponi rata dan berambut pendek sepundak. Bukan Canala jika tidak terlambat datang ke Sekolah. Naif dan juga lugu, pemalu tapi pecicilan jika sudah mengenalnya, bawel tapi ia menutup mulut jika ia salah, penakut tetapi menantang jika ada kebenaran yang di anggap salah. Canala yang punya keinginan untuk lulus SMA yaitu menjadi owner sebuah toko roti kacang yang ia tekankan itu semua sebagai mimpi besarnya. 'jangan terlalu bersinar' itu adalah kalimat yang sudah tertanam lama di dalam neuron otaknya. Tetapi, siapa yang mengira, ditahun mendekati kelulusannya, gadis berponi itu justru harus terseret ke dalam permainan papan catur yang di dalamnya melibatkan Bintangnya Gardana. Siapa yang mengira juga bahwa salah satu objek dari Bintang itu terus mengejar Canala untuk menjadikan dirinya sebagai pion. "gue suka sama lo. Do you wanna to be my queen?" - Ranaga "gak ngerti, tapi gak mau. Kadal bau menyan" - Canala @bianglala, 2023
All Rights Reserved
#59
peringkat
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Where We Met
  • Ku kejar sampai nyasar? (End)
  • EVERYTHING HAS CHANGE
  • 𝐓𝐫𝐮𝐬𝐭𝐰𝐨𝐫𝐭𝐡𝐲 𝐖𝐢𝐭𝐡 𝐋𝐚𝐧𝐠𝐚 [END✔️]
  • East sky first love
  • Saranjana [END]
  • BINTANG DI LANGIT ABU ABU
  • tatapan pertama di pojok kelas
  • TARTARUS (END)

Zora Slavia Bagaskara, biasa dipanggil Zora. Siswa SMA Danica yang terkenal dengan panggilan "The Real Queen", karena sosok ratu benar-benar melekat pada gadis itu. Punya wajah cantik, otak yang cerdas, terlahir dari keluarga yang kelewat mapan. Ditambah lagi, ia merupakan adik satu-satunya dari Astara Bagaskara, cowok paling berpengaruh di SMA Danica pada masanya. "Aku gak pernah bisa membenci seseorang, sejahat apapun mereka. Kecuali, seorang pembohong." -Zora Everest Raka Narendra, biasa dipanggil Erest. Siswa baru di SMA Danica, punya sifat dingin dan cuek setengah mampus. Saking pendiamnya, tidak pernah ada yang melihat bagaimana jika seorang Erest tersenyum. Suka menyendiri dan tidak ingin bergaul dengan siapapun, hampir satu angkatan kelas dua belas SMA Danica menyebutnya "si anak baru yang misterius" "Lo gak perlu tau siapa gue." -Everest

More details
WpActionLinkContent Guidelines