Antaratma

Antaratma

  • WpView
    Reads 2,253
  • WpVote
    Votes 1,456
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 25, 2025
sungguh, aku muak dengan segala riuh yang terjadi di dunia, segala suara yang terus terdengar jelas di kepala. kapan aku bisa bebas dari semua ini? rasa takut, dan trauma yang terus menghantui raga ini, tuhan. kini semuanya menjadi satu, berusaha mati matian untuk tidak mengakhiri hidup, dan dibuat trauma 'jiwa batin' oleh pria, 'ANTARATMA' Setiap detik terasa seperti jerat yang semakin erat. Aku mencoba melawan, berusaha bernapas di antara kepingan kenangan yang tajam, tapi bayangannya selalu ada. Wajah itu, suara itu, sentuhan yang masih terasa meski waktu telah berlalu. Aku ingin lari, ingin bersembunyi, tapi ke mana? Dunia ini begitu bising, terlalu penuh dengan sisa-sisa luka yang ditinggalkannya. Adakah akhir dari semua ini? Ataukah aku hanya akan terus berjalan dalam lingkaran gelap yang sama, tanpa pernah menemukan cahaya? ** bohong jika aku mengatakan bahwa lukanya tak seberapa, 'luka' yang selama ini biarlah itu menjadi rahasia, tentang luka yang tak seberapa ini biar ku pendam sendiri, rahasia tentang aku dan semesta. - fadeella syafazea ardhany. ____ start : 30 agustus 2023 finish :
All Rights Reserved
#30
ptsd
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  • Anna's Secret [END]
  • 【𝑾𝒊𝒍𝒍 𝑩𝒆 𝑴𝒊𝒏𝒆?】
  • BCS : RAGALATIFA [PREVIEW] TAHAP REPUBLISH
  • Menikahi Pria Yang Pernah Aku Bully [END]
  • 2 Reflection
  • Haruskah Mati? √PART LENGKAP [TERBIT]
  • GAME OVER (END) TAHAP REVISI
  • Dira-no
  • 2. Antariksa Berkelana [Completed]

"Semelelahkan apapun hidup, tolong jangan mati di tangan sendiri." ______________________ "Aku nggak mau ngerasain mentalku kembali hancur berantakan hingga rasanya hampir mati hanya karena cinta. Itu sebabnya, aku selalu takut untuk jatuh hati lagi." Ya, Ditha Aquila selalu takut kembali dibuat terluka sampai tak sadar bahwa ia sudah jadi sumber luka bagi Juna Pradirga. Lihatlah pada kebodohan yang ia buat. Takut ditinggal pergi, tetapi menomorsatukan ego dan gengsi. Ingin diyakinkan, tetapi tak pernah memberi kepercayaan. Mengharapkan yang serius, tetapi memutuskan hidup dalam hubungan tanpa status. Lebih dari ketakutannya untuk kembali dilukai, Ditha percaya bahwa orang yang mentalnya tidak stabil memang tak pantas untuk dicintai. Sebab bagaimana mungkin ia mencintai raga yang lain saat dirinya sendiri masih seringkali ia sakiti? Biar aku bertanya, apa yang akan kau putuskan jika seseorang datang pada saat luka masa lalumu belum sepenuhnya hilang? Memilih menerimanya? Atau justru, menolak kehadirannya dengan dalih sakit hatimu yang belum pulih? Keduanya sama-sama berisiko. Namun, kita selalu bisa memilih, risiko mana yang akan kita ambil. "Dan salah satu cara paling mudah untuk mencintai diri sendiri adalah dengan berhenti sejenak mencintai orang lain." PERINGATAN ⚠ Cerita ini bertemakan mental health. Pada beberapa part mengandung konten sensitif seperti adegan kekerasan fisik, self harm, hopeless, trust issues, dan suicidal thoughts. Publish : 1/09/2021 - 25/12/2021 Revisi [ New version ] : 19/02/2023 - Rank : #2 in puisi [04/10/22] #3 in quotes [30/11/23] #1 toxic relationship [31/07/22] #1 trustissue [28/08/22] #1 loveyourself [09/08/2

More details
WpActionLinkContent Guidelines