Asa Di Putih Biru (END)

Asa Di Putih Biru (END)

  • WpView
    Membaca 1,853
  • WpVote
    Vote 649
  • WpPart
    Bab 31
WpMetadataReadLengkap Sab, Jul 5, 2025
"Dia seperti langit. Begitu indah tapi, terlalu tinggi hingga susah digapai. Ada tapinya lagi nih susah digapai bukan berarti gak bisa di gapai kan?" "Rayu sang pencipta, berbisik pada bumi di saat orang terlelap tidur maka harapanmu sampai ke langit." "Benar, Tuhan mengabulkan doa hambanya di waktu yang tepat." "Tuhan mengizinkanku merasakan indahnya cinta tapi aku sadar ini bukan waktunya." "Dia berhasil mengenalkan cinta padaku tapi ingkar tentang mengajarkan hal itu." "Kita hanya bisa berusaha menahan rasa yang ada, sisanya tinggal Tuhan yang mengatur." "Aku berhasil mendekatinya tapi susah untuk menggapainya. Jelas, sainganku adalah Tuhannya tentu kalah." ***** Tentang seorang gadis yang gencar mengejar lelaki seangkatannya itu dengan dalih kata suka dan kagum sekaligus menawarkan pertemanan. Mengejar, mendekati, caper itulah yang gadis itu lakukan agar lelaki yang dikaguminya mau menjadi temannya. Dilarang plagiat! Nyusun kata jadi kalimat itu susah loh
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#380
putihbiru
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Kembar Berbeda || Haechan [TERBIT]
  • DeKaNa (END)
  • Tomboyish Girl [Proses Penerbitan]
  • Diary Ayra: Cerita Cinta SMA
  • Permainan Takdir [TAMAT]
  • Perihal Dia Dengan Sejuta Tawa (END)
  • Terima kasih Imajinasi [end]
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓
  • Ayesha Transmigration

NOVEL BISA DIPESAN SETIAP TANGGAL 1-7 _____ "Udah ayah bilang berapa kali, kamu itu kalau dibilangin jangan ngeyel. Apa susahnya sih, Lang, cuman nurut aja? Ayah capek ngadepin kamu!" -ayah "Apa? berharap lo Abang bantuin? ogah banget."-Roy "Ulah kamu, semua gara-gara kamu, Lang! Gara-gara kamu, Tama jadi harus kaya gini!"-bunda __ Semuanya berubah begitu saja, semuanya seakan membencinya, seakan tak memiliki pijakan lagi di rumah ini. "Den Galang, diminum dulu ya teh nya," -Bi Suti. ______ Menceritakan dua anak kembar yang diperlakukan sangat berbeda dengan saudaranya. Tak ada yang ingin cacat seperti ini, tak ada juga yang ingin diperlakukan seperti ini, Galang sama sekali tidak pernah menyangka jika hidupnya menjadi amat buruk, hal yang tidak pernah ia bayangkan sebelumnya. story by Septiaxsga start : mart 2025 Finish : June 2025

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan