Jatuh cinta di ujung peron

Jatuh cinta di ujung peron

  • WpView
    Reads 26
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadComplete Wed, Apr 12, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
Tia adalah seorang wanita yang hatinya pernah terluka dengan masa lalu, karena mantannya selingkuh dengan wanita lain dan memiliki anak dari wanita tersebut. Padahal hubungan Tia dan mantannya sudah berpacaran dengan cukup lama yaitu 3,5 tahun, hubungan mereka kandas pada saat Tia sidang skripsi. Selesai wisuda, nia memutuskan untuk berkarir di ibu kota yaitu Jakarta, melupakan banyak kenangan di Bekasi dan menutup pintu hatinya untuk semua laki laki agar hatinya bisa segera kembali bahagia walaupun hal yang mustahil untuknya. Sehingga pada akhirnya ada salah satu laki laki yang berhasil meyakinkan hatinya dan mengajak ke pelaminan. Laki laki tersebut bernama Adi dia adalah seorang masinis dengan usia 25 tahun. Adi menyukai Tia pada pandangan pertama di stasiun Bekasi karena saat itu, tia memberikan kursi duduk untuk seorang penumpang lansia yaitu nenek nenek. Adi beranggapan jika, tia memiliki hati yang tulus, ramah, sopan, murah senyum dan cantik.
All Rights Reserved
#32
masinis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jodoh Bukan Cerminan Diri
  • Istri Untuk Ndoro
  • Sense
  • ASA: Semesta Itu Bukan Milik Kita
  •   Terpisah oleh Takdir,Disatukan Kembali Oleh Cinta
  • Analog Melankolis
  • Katanya Mah JODOH!!
  • BUCIN MAS ARSITEK [ SUDAH TERBIT ]
  • Denial (Selesai)
  • Sang Juragan (Gibran Danuarta) 21+

Revised on Dreame/Innovel "Jodoh adalah cerminan diri kita" -Aqeela Humaira Dianita "Jodoh itu saling melengkapi dan tidak harus mencerminkan diri" -Abidzar Januar Ayyubi *** Aqeela adalah seorang fotografer muda yang umurnya sudah mulai menginjak angka 25. Nyinyiran tetangganya membuat sang ibu resah dan mendesak Aqeela untuk segera mencari pasangan. Frasa andalannya Jodoh adalah cerminan diri, membuatnya terus mencari sosok dirinya di diri orang lain. Gagal dan tidak pernah ditemukan. Pekerjaannya mengantarnya pada sosok Abi, seorang gus calon penerus salah satu pondok pesantren terbesar di Bogor. Lamaran tiba-tiba yang datang dari Abi, membuat Aqeela terus menampik rasa bahagianya karena tidak menemukan dirinya dalam sosok Abi. Bagaimana bisa Aqeela yang sangat jauh dari agama harus berjalan berdampingan dengan Abi putra seorang ulama? Bahkan penampilannya saja tidak bisa dikatakan menutup diri, matanya yang masih suka jelalatan saat melihat lelaki tampan, dan mulutnya yang seringkali mengalir tanpa rem. Lantas darimana Abi melihat Aqeela sebagai sosok wanita idamannya? JANGAN LUPA SENYUM.. FOLLOW DULU SEBELUM BACA, VOTE DAN KOMENNYA JANGAN LUPA! See you guis..

More details
WpActionLinkContent Guidelines