Ramadan Cinta

Ramadan Cinta

  • WpView
    LECTURAS 31,609
  • WpVote
    Votos 2,486
  • WpPart
    Partes 18
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, sep 24, 2023
[ Yang mau bacaan ringan, silahkan mendekat ] Ramadan, bulan suci yang begitu banyak dilimpahi oleh rahmat dan kasih sayang-Nya, siapa sangka juga membawa berkah cinta untuk Haura Insiyyah. Berawal dari beberapa insiden di sebuah masjid ketika akan melaksanakan tarawih, mempertemukan Insi dengan seseorang yang tak pernah ia kenal sebelumnya. Muhammad Khaizan Al-Fatih, seorang pemuda agamis yang setiap tindakannya dipenuhi dengan nilai-nilai akhlakul karimah. Sangat berbanding terbalik dengan Insi, gadis serampangan yang keras kepala dan selalu bertingkah sesuka hatinya. Keduanya memang bertemu dengan tidak sengaja, namun takdir seolah telah merencanakan pertemuan mereka. ----------------------------------***-------------------------------- "Bukankah kamu harus mempertanggungjawabkan perbuatan kamu?" "Tanggung jawab? Emang gue salah apa?" "Kamu sudah mencuri." "Ngaco lo, gue nyuri apaan? Apa yang gue curi dari lo, hah?" "Hati." "Hati?" "Kamu sudah mencuri hati saya."
Todos los derechos reservados
#216
haura
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Imam untuk Gladysa✓
  • Ajari Aku. Mencintai Kamu Dalam Islam
  • Ta'aruf, Yuk! [SUDAH TERBIT]
  • Pungguk Memeluk Bulan (FULL)
  • Akhirnya Aku Menikah (Revisi)
  • Hafizhah [sudah terbit]
  • Rindu yang Tak Berujung (Selesai)
  • Love Story In Friendship [End]

Gladysa Makmuma Al-Fath. Seorang perempuan yang selalu mengusik ketenangan seorang Imam El. Sudah menjadi rahasia umum bahwa Galydsa sangat membenci Imam, beda dengan kaum Hawa lainnya yang selalu memuji Imam bagaimana pun keadaannya. Yang satu kalem, yang satu cerewet. Yang satu tenang, yang satu emosian. Yang satu bodo amatan, yang satu selalu nyinyir. Yang satu adem anyem, yang satu selalu kepanasan. "SUMPAH! GUE BENCI BANGET! KENAPA PAPI GUE NAMAIN GUE ADA MAKMUMNYA?!" "Lo emang tercipta buat jadi makmumnya Imam, Sa." "NAJIS!" Imam itu alim, tenang, ketua hadroh, pengurus rohis, ketua OSIS. Para fansnya kalo ngeliat dia rasanya udah kayak tiduran di ubin Masjid. Adem banget, apalagi kalo habis ngerjain soal MTK. Beda lagi kalo Gladysa yang ngeliat Imam, bawaannya panas mulu. "Senyum mulu, sok cool pula! Dih, amit-amit. Sok kegantengan banget! Gantengan juga Papi gue. Alay banget, tuh, cewek-cewek! Dasar tukang caper!" Hingga suatu kejadian membuat Gladysa ingin hilang dari muka bumi ini, terlebih kedua orang tua mereka amatlah dekat. ×××× "Info! Cewek kalo ultah biar seneng dikasih apa?" "Qobiltu." Imam tersenyum kecil. "Lo ngode? Tapi, kan, gue udah ngucap qobul." "Lo ketagihan gue halalin?" Satu lagi tentang Imam, cowok itu selalu iseng dengan orang-orang tertentu. Yang satu tukang ngisengin orang, yang satu tukang salting ala-ala dedemit. "Ketika jatuh cinta pilihannya hanya dua. Bersatu dalam akad atau berpisah dalam taat."

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido