Story cover for DIA SELATAN by rafika_fikkaa
DIA SELATAN
  • WpView
    Reads 47
  • WpVote
    Votes 28
  • WpPart
    Parts 5
  • WpView
    Reads 47
  • WpVote
    Votes 28
  • WpPart
    Parts 5
Ongoing, First published Apr 12, 2023
"kenyataan memang menyakitkan, sebuah takdir yang sudah di tentukan dan tidak bisa di rubah kembali, sulit untuk menerimanya dan harus mengikhlaskannya"


Ini cerita tentang si wakil ketua geng yang mencintai seorang cewe cantik. Tapi sayangnya cewe yang ia cintai adalah kekasih sahabatnya.

_ _ _ _

"Gue suka sama lo Naura"

Menatap lekat mata Selatan. "Maaf Atan gue udah punya Naufal, lagi pula gue hanya menganggap lo sebagai seorang sahabat" ucapnya dengan berat hati.

Tersenyum miris ketika mendengar perkataan Naura. "Gak papa, asalkan lo harus bahagia selalu ya Nana nya gue" melenggang dari hadapan Naura. Hatinya merasa terbesit. Mengingat akan perkataan Naura, apakah ia harus berjuang? Atau harus mengikhlaskan. Miris sekali hidupnya, di saat dia kehilangan keluarganya ia juga harus mengikhlaskan cewe kesayangan nya.


"Nana seorang cewe cantik yang berhasil memikat hati seorang kulkas seribu pintu, tapi naasnya aku harus mengikhlaskannya, sungguh menyakitkan tetapi ini adalah sebuah kenyataan" -Sagara Bintang Selatan


Lalu bagaimana kisahnya berlanjut? Apakah akan berakhir bersama-sama atau berakhir untuk mengikhlaskan?

_ _ _ _

TERDAPAT BEBERAPA KATA-KATA KASAR.
AMBIL BAIKNYA DAN BUANG BURUKNYA!
PLAGIAT? JAUH-JAUH DEH.
CERITA INI MURNI DARI PEMIKIRAN SAYA SENDIRI,
JIKA ADA KESAMAAN JENIS ATAU APAPUN ITU SEMUANYA MURNI TIDAK ADA KETERSENGAJAAN.
JADILAH READER YANG BIJAK!
All Rights Reserved
Sign up to add DIA SELATAN to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Felicity [On Going] by ayudiantta
12 parts Complete
BRAKK... "Aww..". Ringisnya. Naya yang belum sepenuhnya sadar berada di atas tubuh orang itu, hanya bisa meringis menahan sakit di dahinya karena terbentur dengan hidung orang yang di tindihnya itu. "Aduh, sakit banget dahi gue, lecet nih kayaknya". Adunya sembari mengusap keningnya yang memerah. "Tapi, kok gue jatuhnya nggak sakit ya". Setelah merasa jika dirinya menabrak seseorang tadi, refleks Naya membuka matanya dan pandangannya langsung bertubrukan dengan mata orang di bawanya, yang 'sialnya malah menatapnya nya dengan tatapan intens dan bibir yang menyunggingkan senyum tipis. Buru buru Naya bangkit dari atas tubuhnya, dan membatu sosok itu berdiri dari jatuhnya. "So-sorry El, g-gue nggak sengaja". Naya meruntuki dirinya yang ceroboh sampai sampai menabrak orang begini. _____________________ "Hm, liat gue". Ujar El dengan tatapan masih tertuju pada Naya. "Ha?". Naya mendongak menatap El, wajah tampannya seakan menghipnotis Naya saat ini. "Lo, cewek waktu itu kan?". Tunjuknya ke arah Naya dengan senyum yang masih tercetak di wajahnya. "I-iya". Ah mengapa Naya merasa dirinya gugup sekarang. El maju mendekatinya yang mengakibatkan Naya refleks memundurkan langkahnya. Mata El seakan menghipnotis Naya, sehingga Naya tidak dapat mengalihkan tatapannya dari mata tajam milik El. "Lo, ng-ngapain". Panik Naya saat tubuhnya terbentur dinding, dan tangan kekar El mengunci tubuhnya. "What it's your name', girl"?. Tanyanya dengan suara serak , yang sialnya' malah membuat jantung Naya kejang kejang. ______________________ _Cerita ini hanya fiktif belaka, jika ada kesamaan nama tokoh, tempat, dan kejadian. Itu semua hanya kebetulan semata dan tidak ada unsur kesengajaan_ 💯 karangan sendiri!! _____________________ all picture inside © Pinterest
ABOUT ME : Aku Ingin Istirahat by zei_llyn
18 parts Ongoing
"Kamu harus mendapatkan nilai sempurna." Ucap papaku dengan suara tegas, seolah-olah aku tak punya pilihan selain menjadi sempurna di matanya. "Kamu harus selalu mengalah dengan kakakmu." Ucap mamaku tanpa ragu dan menuntut. Bagi mama, akulah yang harus mengerti kakak dan mengalah jika bertengkar dengan kakak entah kakak yang benar atau salah. "Ini semua salahmu! Andai saja aku tak memiliki adik sepertimu!" Ucap kakakku dengan mata penuh kebencian, seakan keberadaanku adalah kutukan yang merusak hidupnya. "Kakakmu itu sudah sangat menderita, jadi kamu harus mengerti dia." Ucap nenekku, seperti akulah yang membuat kakak semakin menderita. "kamu mah enak! kamu pintar dan punya orangtua kaya!! Ga ada yang kurang dari hidupmu." Ucap salah satu teman perempuanku dengan nada iri, tanpa tahu betapa sepinya hidupku. "kamu beda banget sama kakakmu ya. Kakak mu cantik banget, tapi kamu? Jelek parah." Ucap salah satu teman laki-lakiku sambil tertawa, seolah aku hanyalah lelucon menyedihkan di matanya. "Terima kasih... Kamu selalu menjadi pendengar yang baik." Ucap sahabatku dengan nada lembut, tapi entah kenapa kata-katanya terasa seperti pengingat bahwa aku hanya ada untuk mendengar, bukan untuk didengar. Lalu, kakek menatapku. Matanya teduh, penuh kasih, berbeda dari yang lain. "Apa kamu benar-benar baik-baik saja, cucuku?" Ucap kakekku, satu-satunya suara yang terdengar tulus di antara semua itu. Aku ingin menangis. Aku ingin berteriak bahwa aku tidak baik-baik saja. Aku ingin mengatakan bahwa aku lelah, bahwa aku tak tahu harus bagaimana lagi. Tapi aku tersenyum lebar pada kakekku. Aku menahan air mataku agar tak jatuh, karena aku tahu... air mata tidak akan mengubah apa pun. "Aku baik-baik saja." Ucapku dengan nada ceria yang ku paksakan, seperti biasa. • Hasil karya sendiri • bahasa baku dan non baku • maaf kalau ada kesamaan tempat, nama, dsb dalam cerita *** Happy_Reading ***
With You 나는 행복하다 by Reerey1
6 parts Complete
Yang sudah terjadi, sudahlah ... Yang akan terjadi, biarlah ... Kesedihan akan selalu menemani setiap langkahku. * "Aku minta maaf. Ini tidak pernah terpikir olehku akan terjadi, apalagi menjadi impian ku. Aku memang mencintaimu, tapi dengan cara yang salah aku memiliki mu. Kejadian itu tidak bisa aku menyangkalnya apalagi mencegahnya." -Devano Andreas Magandra. "Kesedihan apa lagi yang belum menghampiri ku? Semua itu sudah ku rasakan. Di setiap langkah kehidupan ku, kesedihan selalu menyertai. Tidak pernah ada kata 'Bahagia' dalam history perjalanan hidup ini. 'Dia' hadir tanpa ku inginkan, memberi warna pada kehidupan ku yang hampa." -Rania Maharani Indira. "Dia milikku. Kau tidak bisa menyangkalnya apalagi merubahnya. Dendam membuat ku buta, ego lupa. Aku kehilangan dia. Cinta ku, hati ku, semuanya telah kau rebut dariku! Aku membenci mu." -Tristan Abidzar Magandra. ** Kebencian itu ada. Rasa cinta juga nyata. Hal itu hadir bersamaan membuat kebingungan kedua insan. Kata 'Dia' hadir di antara mereka, membuat cinta itu datang tanpa di ketahui. Hidup ini memang membingungkan. Ingin itu, dapat yang ini. Ingin ini, malah mendapat itu. *** Cerita ini di tulis langsung dengan ide yang muncul dalam pikiran. Tidak ada plagiarisme atau copas meng-copas. Jika pun ada kemiripan dan kesalahan dalam cerita, mohon dimaafkan. Karena saya yang hanya manusia, senantiasa berbuat salah dan tidak luput dari dosa. ♡ Salam dari Aneuk Nanggroe ♡ ^_^
You may also like
Slide 1 of 10
ARIANA ( Lengkap ) cover
Felicity [On Going] cover
NADIRAEFAL cover
Living with Brothers  [TAMAT]✓ cover
Forever Alone (Sudah Terbit)  cover
ALDIR (SEGERA TERBIT)  cover
ABOUT ME : Aku Ingin Istirahat cover
With You 나는 행복하다 cover
TWIN FLAME { ON Going! } cover
Painful By Accident (Completed) cover

ARIANA ( Lengkap )

64 parts Complete

"LO ITU CEWEK MURAHAN NANA" "Dasar,anak tidak tau di UNTUNG" "Kamu itu beban dikeluarga saya" "Saya MENYESAL punya anak seperti kamu, nana" "Saya menyesal telah melahirkan anak seperti kamu" "Lo itu ke tisu habis dipakai terus dibuang,tapi sayang gue gunain lagi" "Lo itu babu dirumah ini" "Kata-kata itu yang ku ingat" "Apa hidup ku tidak ada kebahagian,kenapa hidup tidak adil untuk ku" ✏︎ ----------------------- Sebuah cerita seorang gadis cantik ARIANA PUTRI atau di panggil NANA cerita ini mengambar kan sebuah konflik dan sebuah hinaan terhadap gadis baik itu, karena masalah di waktu lalu, dan cerita ini juga akan menujukan apakah NANA bisa bahagia dan bisa mendapatkan Hati seorang DEWA PUTRA ADIANDRA atau sebalik nya . PUTRA lah yang akan jatuh ke Persona NANA . dan jatuh hati atas kesabaran Nana. Dan bagaimana cara NANA untuk bertahan hidup dengan semua ini dan apakah NANA akan Menyerah ??.. atau Tidak ?... Baca dulu dan vote serta comen. Jangan menilai cerita dari luar nya (FOLLOW penulisnya dulu , jangan melihat dari jumlah yang baca sama vote nya baca dulu baru tau)