EMBUN {END}

EMBUN {END}

  • WpView
    Reads 76,722
  • WpVote
    Votes 127
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 26, 2026
Mentari masih malu-malu memunculkan dirinya. Burung pagi menyambut kedatangan sang mentari dengan siulannya. Embun pagi meninggalkan jejak diantara dedaunan yang ada di muka bumi. Aromanya menguar ciri khas sekali. Udara masih bersih belum terpapar polusi. Tepat saat embun pagi itu masih menggantung di antara dedaunan, dua insan di pertemukan oleh takdir yang tak di sengaja. Di depan sebuah masjid selepas memuji serta menengadahkan tangannya pada sang pencipta untuk di berikan kemudahan menjalani kehidupan. Tanpa tersadar dari sanalah semua takdir berubah. Pertemuan pertama di depan masjid itu membawa mereka kesuatu cerita baru yang tak pernah terlintas dalam fikiran keduanya. Inilah kisahnya. Kisah yang terjadi di waktu dhuha saat embun pagi masih menguarkan aromanya. "Kamu itu anugerah yang Allah kasih pada saya lewat waktu dhuha saat udara bumi belum terpapar polusi dan embun-embun masih menemani suasana pagi hari."
All Rights Reserved
#799
khitbah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Di bawah Langit Pesantren
  • My Crush Boy Next Door (END) -TAHAP REVISI
  • AZALEA
  • Ashilla [TERBIT] ✓
  • Cinta Neng Zulfa
  • 10. Saktah
  • Kutemukan Cinta Di Tanah Suci

Lukisan takdir sang kuasa memang sangat lah indah tak hanya indah namun juga tertutup sangat rapat dan rapi. Garis tangan takdir yang tuhan berikan adalah sebuah tumpuan hidup untuk manusia agar bisa menjalankan hidupnya dengan baik. Takdir adalah takdir rencana adalah rencana. Tanpa campur tangan yang di atas rencana tidak akan sejalan dengan takdir yang sudah di tentukan begitupun sebaliknya takdir tidak akan sejalan dengan rencana yang sudah di tentukan. Allah menuliskan takdir untuk setiap hambanya dengan sangat rahasia. Tidak seorang pun yang tahu jalan takdir mereka satu persatu. Ukiran cinta yang di ukir di atas sajadah di kepung ribuan bintang di bawah sinar rembulan dan di sepertiga malam di sebuah tempat yang bertuliskan pesantren adalah saksi kisah awal takdir dua insan yang di ukir dengan penuh ribuan bumbu rahasia oleh sang pencipta. "Inikah garis takdir yang tuhan tulis buat gue. Ketemu sama bocah tengil yang mampu meruntuhkan sisi lain gue lewat lantunan adzan yang dia kumandangkan di setiap subuh?". - Kanza Aurelly Yusuf "Gue harap ini kisah takdir yang tuhan tulis buat gue. Denger lo ngaji hati gue adem dan ngebuat gue sadar kalau gue itu juga harus bisa lebih baik lagi dari sekarang". - Kafka Narendra Firdaus Akan kah takdir yang di lukis Allah seperti yang mereka fikirkan? Ingat manusia hanya bisa berencana tanpa campur tangan di atas rencana akan hanya jadi wacana. Dan ingat takdir tak selalu mulus dan lurus manusia berpikir takdir mereka akan indah namun tuhan lebih tahu takdir kita seprti apa. Inilah kisah dua insan yang beradu emosi dan ego di tempat yang bernamakan PESANTREN.

More details
WpActionLinkContent Guidelines