Don't Be Psycho Again

Don't Be Psycho Again

  • WpView
    LECTURES 28
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Chapitres 3
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication dim., avr. 23, 2023
Sinopsis Salsahara Sanjaya, gadis cantik dengan jutaan luka yang menghiasinya bahkan sebelum dilahirkan ke dunia. Celaan hingga bully-an yang diterimanya, membuat iblis di dalam dirinya bangkit dan merubahnya menjadi psikopat yang tak segan menghilangkan nyawa seseorang. Dendam yang dipupuk sejak kecil, menjadikan tujuan hidupnya hanya berputar di lingkaran kematian orang-orang yang membuatnya hancur. Namun, di tengah kehancuran itu, sosok lelaki bernama Rayyan menggemparnya dengan nasihat yang anti-mainstream. Perlahan, jiwanya tunduk, luluh dan menerima kenyataan bahwa 'dia terlalu dalam di lautan dendam yang membuatnya tenggelam.' Akankah Salsa berubah menjadi lebih baik? "Mereka yang udah bunuh mental dan jiwa gue! Jadi, gak ada salahnya jika gue bunuh nyawa mereka juga!" ~Salsahara Sanjaya "Dendam itu cuma bikin kamu tenggelam makin dalam, Sal. Iya, kamu bakal senang, tapi hatimu menerawang, hampa." ~Rayyan Ahdaf Hasbillah Story ideas from : Maspupah Written by : Daredevil Neophyte
Tous Droits Réservés
#174
psikopat
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Promise or Leave
  • Pulang yang Terlambat
  • Horibble Woman (END)
  • Crazy Seniority 2 [Completed]
  • Black Wolf
  • PENGUSIK CANTIK
  • 𝐀𝐗𝐄𝐋 ( 𝐄𝐍𝐃 ✓ )
  • 𝔄𝔰𝔥𝔢𝔰 𝔬𝔣 𝔱𝔥𝔢 𝔉𝔞𝔩𝔩𝔢𝔫
  • Air Mata Elara
  • Lotus ⚠️ End

WARNING!!! Foto cover ambil di pin. Cerita ini hasil dari pemikiran ku sendiri. Kalau ada kesamaan nama tokoh, Cerita, serta judul itu berarti karena murni sebuah ketidaksengajaan. Ada beberapa kalimat dan bahasa kasar di dalam cerita, mungkin ada sedikit adegan kekerasan, baik verbal maupun nonverbal. Jika tetap terus melanjutkan harap bisa mengambil sisi positifnya. Yang jelek di buang, ambil yang baik baik saja. Sebaiknya follow dulu sebelum membaca. . . . "Selama aku bisa melakukannya sendiri aku tak butuh yang namanya laki laki." "Bahkan laki laki itu tak becus menjalani perannya." "Makhluk tak berguna itu tak pantas ada." "Dia bahkan memberi luka tanpa penawar." "Mengenal salah satunya saja termasuk bencana." "Menganggap Makhluk itu adapun rasanya enggan." "Kalau saja bisa, akan gue bunuh semua makluk tak berperasaan itu." "Mari kita bantai habis mereka!" mereka tertawa keras dengan tangan saling merangkul satu sama lain. "DENGAR GIRLS! MEREKA TIDAK BISA MENINDAS JIKA KITA SELALU BERSAMA." "SETUJUUUUUUU." Mereka berteriak keras di tepi tebing terjal, suara teriakan mereka menyatu dengan deru ombak di bawahnya. membagi luka dengan lautan, itulah yang mereka lakukan.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu