Don't Be Psycho Again

Don't Be Psycho Again

  • WpView
    LECTURAS 28
  • WpVote
    Votos 2
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, abr 23, 2023
Sinopsis Salsahara Sanjaya, gadis cantik dengan jutaan luka yang menghiasinya bahkan sebelum dilahirkan ke dunia. Celaan hingga bully-an yang diterimanya, membuat iblis di dalam dirinya bangkit dan merubahnya menjadi psikopat yang tak segan menghilangkan nyawa seseorang. Dendam yang dipupuk sejak kecil, menjadikan tujuan hidupnya hanya berputar di lingkaran kematian orang-orang yang membuatnya hancur. Namun, di tengah kehancuran itu, sosok lelaki bernama Rayyan menggemparnya dengan nasihat yang anti-mainstream. Perlahan, jiwanya tunduk, luluh dan menerima kenyataan bahwa 'dia terlalu dalam di lautan dendam yang membuatnya tenggelam.' Akankah Salsa berubah menjadi lebih baik? "Mereka yang udah bunuh mental dan jiwa gue! Jadi, gak ada salahnya jika gue bunuh nyawa mereka juga!" ~Salsahara Sanjaya "Dendam itu cuma bikin kamu tenggelam makin dalam, Sal. Iya, kamu bakal senang, tapi hatimu menerawang, hampa." ~Rayyan Ahdaf Hasbillah Story ideas from : Maspupah Written by : Daredevil Neophyte
Todos los derechos reservados
#280
psikopat
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • G E L V A N
  • Air Mata Elara
  • PENGUSIK CANTIK
  • Arion (End)
  • Black Wolf
  • 𝐀𝐗𝐄𝐋 ( 𝐄𝐍𝐃 ✓ )
  • 𝔄𝔰𝔥𝔢𝔰 𝔬𝔣 𝔱𝔥𝔢 𝔉𝔞𝔩𝔩𝔢𝔫
  • Masa depan yang terulang
  • Zero-sum Love [FIN]
  • IGNIS

[Sudah Terbit di Guepedia Publisher] Dm IG @jihadinraz_ untuk pembelian buku. Atau chat WhatsApp ke no. +62 888-0821-8835 - "Pertemuan kita memang sudah menjadi bencana sejak awal." Bertemu dengan gadis keras kepala seperti Thalea Aqeela adalah hal yang paling menjengkelkan dalam kehidupan Gelvan. Begitu pula dengan Thalea. Di matanya, sosok Gelvan Ardhian adalah cowok paling menyebalkan, cuek, dan terlalu seperti 'kutu buku' yang pernah ia temui. Tapi bak kata pepatah, "Jangan terlalu benci, nanti sayang." Apakah pepatah itu akan berlaku pada mereka? Apakah perasaan benci itu hanya sebuah kedok untuk menutupi rasa suka yang dirasakan keduanya? Akankah semua sumpah serapah yang diucapkan keduanya berubah menjadi ungkapan perasaan? - Mengandung adegan dewasa & kata-kata kasar. Be a wise reader, ok? Plagiarist? Just go away. I don't want u here, btch. I used my own mind to write this. Cuma cerita klise. Mau baca? Terima kasih banyak. Enggak mau? Ya angkat kaki. Se-simpel itu. Jangan samakan dengan cerita lain, karena ini murni pemikiran sendiri. Enjoyy-!!

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido