Tentang Yi

Tentang Yi

  • WpView
    Reads 31
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 14, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
Aku sedang tidak ingin merasakan kupu-kupu yang sibuk terbang di diafragma ku. Menggelitik tiap tarikan nafas yang selalu berakhir rona merah jambu di pipi. Tidak untuk saat ini. Tapi sepertinya Semesta iseng menguji kesombongan ku itu. Aku yang awalnya hanya ingin sekedar mencari kawan di salah satu platform dating, dipertemukan dengan mu. Ya, memang, tidak hanya kamu teman bicara daring ku saat itu. Banyak. Dari berbagai Negara. Tapi sejak hari itu. Sesaat setelah " Aku gak akan paksa kamu untuk buka hati. Biar aku sendiri yang usaha untuk ngebukanya. " - yang aku ucap sebelumnya terasa munafik. Yi. Membersamai mu aku menemukan banyak hal baru Menjadi apa adanya. Tidak melulu harus menuntut. tidak melulu harus di nomor satukan. Bahwa " Jalani saja dulu " juga bagian dari usaha untuk serasi dalam rasa. Meski membersamai mu, jurangnya sangat dalam. setapak yang sangat terjal. Tentang siapa aku, siapa kamu. Tentang keluarga, kedudukan, pendidikan, dan lingkungan sosial. Tentang mimpi, cita cita, dan talenta. Yi. semoga penebusan maaf ku kali ini, tidak ikut gugur seperti proposal pinta ku yang atas namamu pada Langit.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sekali Lagi (End)
  • BALADA KEHIDUPAN
  • Love In Paris (COMPLETED)
  • MAHESWARI  (selesai)
  • Remember?
  • GRIZLEN {On Going}
  • My Perfect BoyFriend
  • In A dream (End)
  • My Cold Prince

"Tolong kasih aku kesempatan buat deketin kamu lagi Rin. Aku udah nunggu kamu selama ini. Aku gak mau kehilangan kamu lagi." Arya berkata sambil menatap mataku dalam. Aku tergagap menatap matanya. Segera kualihkan pandanganku ke arah lain. Ya Tuhan perasaan apa ini. Tiba-tiba hatiku bergetar dan jantungku berdegup kencang. "A... Aku.. Aku gak bisa Ar... Aku.. Bukan perempuan yang pantas untuk kamu." ucapku menunduk. "Aku gak peduli Rin... Aku cuma mau kamu... Aku sayang kamu Rin..." Arya berkata lirih. ***** Cinta yang hadir di masa lalu ternyata tidak semudah itu terlupakan. Apalagi bila cinta itu tumbuh pada masa putih abu-abu. Ada yang bilang masa itu adalah masa yang sangat berkesan. Masa-masa yang penuh canda tawa dan masa-masa mengenal cinta. Meskipun kamu sudah bahagia dengan kehidupanmu sekarang, namun ada kalanya rasa itu timbul tanpa disangka. Dan ketika engkau tidak dapat mengelak dari rasa itu, apakah yang harus kamu lakukan? Ini bukan cerita perselingkuhan, ini cerita cinta di usia yang tidak muda lagi. Ini cerita cinta yang mungkin bisa terjadi pada diri kita.. Enjoy.. Happy reading... Tulisan perdana, semoga bisa menghibur para pembaca semua.

More details
WpActionLinkContent Guidelines