Maura Sky Agatha (On Going)

Maura Sky Agatha (On Going)

  • WpView
    Membaca 34
  • WpVote
    Vote 6
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sen, Apr 22, 2024
⚠️NO PLAGIAT⚠️ [Murni hasil pemikiran sendiri] Hidup dengan kondisi keluarga broken home, Ayah tempramental, dan Pacar yang suka selingkuh apakah berhasil membuat seorang Maura Sky Agatha bertahan? Tentu saja!! Karena dia memiliki 3 orang sahabat yang selalu men-support Maura dalam situasi apapun, dan bisa sedikit mengobati rasa kesepian teramat panjang yang selama ini Maura rasakan. *** "Gue jadi kasian sama lo, udah keluarga mencar kaya tim sar, punya bokap tempramental, pacar doyan selingkuh, tapi bisa - bisanya eskpresi lo lempeng - lempeng aja kayak jalan tol." *** "Laki laki yang gila mabuk dan judi masih bisa diperbaiki, tapi laki laki yang gila perempuan sulit untuk diperbaiki."
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#480
novelremaja
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Black Rose
  • JANUS
  • AMOUR
  • AUDREY
  • ALARA
  • Om Barra [TERBIT]
  • Esya {TERBIT}
  • Stela 2 [ SELESAI ] ✓
  • Toxic Relationship [Terbit]

"Nanti siang Sarah datang. Dia ingin bermain bersama kakaknya." La Lembah memandang pesan singkat di layar ponselnya. Seperti ada yang menaburkan bubuk cabai di kelopak matanya, tetapi air matanya sudah terlanjur kering sejak lama. "Saya anak tunggal." Ketik Lembah. "Jangan egois. Dia adik kamu." Tawanya terdengar, tetapi bukan tawa bahagia seperti yang diharapkan semua orang. Tawa menyakitkan yang syarat akan kesakitan. "Dia anak papa, bukan adik saya." "Berkali-kali saya ingatkan, La Lembah adalah anak tunggal. Tidak punya saudara, termasuk adik dan juga kakak." "Dia anak papa, berarti juga adik kamu." "Dia memang anak papa, tapi bukan adik saya." "Bahkan jika bisa, saya ingin berhenti menjadi anak Anda." Matanya perih, tetapi tak ada satu tetes pun yang ke luar dari sana.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan