Remind Of You

Remind Of You

  • WpView
    Reads 518
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 1, 2015
Kehidupan bukan bermula dari kelahiran, Tidak pula berakhir dengan kematian. Sesungguhnya kehidupan bermula dan berakhir dari kehendak Tuhan. Kematian bukan akhir dari segala-galanya. Saat hujan, pelangi biasanya akan hadir dan singgah untuk mencerahkan awan hitam kelam yang sempat menyelimuti dunia. Seperti saat itulah dirimu yang sempat singgah dihati ini mengisi celah sudut sempit yang sangat susah ditembus. Mengisi hariku dengan canda tawamu. Senyummu sudah menjadi candu dan penawar hari kelamku didunia angkuh ini. Hadirmu sudah menjadi pelengkap setia yang menawan dan selalu memberi warna bingkai hitam disetiap hembusan nafasku. Kau pergi dan meninggalkan semuanya. Diriku, cerita kita, hari kita, semua tentang kita. Walau begitu, sosokmu akan tetap tenggelam dihati yang mulai kosong saat ini dan tetap tertutup rapat untuk sosok lainnya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [END] WHAT WE HAVE PASSED TOGETHER?
  • Summit (A Loveship #2)
  • FRIENDzone (Completed)
  • Cempaka Terakhir ✔
  • BREATHE
  • [END] Blind Rainbow
  • Irreplaceable First Love
  • FATE'S CRUEL KINSHIP (SELESAI)✅
  • STAY WITH ME (ON GOING)

[FOLLOW ME BEFORE READING.] Apa yang akan dilakukan saat waktu hampir habis? Waktu yang selama ini tidak pernah berhenti, tiba-tiba mengajak untuk menghabisi dunia. Kau pikir, semuanya akan baik-baik saja. Sampai saat yang paling lama kau baru boleh pergi. Tapi tiba-tiba, kau teringat tentang waktu yang selama ini telah kau habiskan. Lalu menyesalinya. Seolah-olah kau ingin memiliki lebih banyak waktu lagi. Menurutmu, apa semuanya masih bisa baik-baik saja? Gilang memikirkan hal yang sama setelah ia mendapat tugas untuk menjaga saudara angkatnya. Bukannya apa-apa, Gilang hanya tidak mau menghabiskan waktunya yang tidak seberapa untuk tugas menjaganya itu. Ia juga tidak mau menyerahkan waktunya bersama orang lain. Bahkan sedetik pun. Tapi siapa yang tahu, Gilang malah jatuh cinta pada saudara angkatnya. Mati-matian ia berusaha agar Adin tidak balas mencintainya. Dan sekarang, semua terserah pada Gilang. Karena waktunya tidak bisa menunggu. Setidaknya, sampai mati. [PLEASE, DON'T COPY MY STORY.]

More details
WpActionLinkContent Guidelines