LUNA (Kembali ke Masa Lalu)

LUNA (Kembali ke Masa Lalu)

  • WpView
    Reads 147
  • WpVote
    Votes 26
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 1, 2023
Di umurnya yang ke 27, Luna divonis hukuman mati karena membunuh wanita yang menjadi selingkuhan suaminya. Kehidupannya hancur setelah menjadi budak cinta dari laki-laki yang bahkan tidak pernah mencintainya sedikitpun. Beberapa saat sebelum hukuman mati dilaksanakan, Luna kabur dari penjara menuju tebing untuk mengakhiri dirinya sendiri. Ia mati dengan penuh penyesalan sebab tak bisa membahagiakan orang-orang yang tulus menyayanginya. Hingga waktu membawanya kembali ke masa sepuluh tahun yang lalu. Masa di mana ia menyia-nyiakan semua hal yang menjadi potensi kebahagiaannya di masa depan. Namun kali ini, Luna bertekad untuk menjadikan dirinya lebih baik dan membalas dendam pada dua orang yang dulu bermain api di belakangnya. ***** "Berhenti ngikutin gue!" "Oke, tapi dengan syarat." "Apa?" "Buka mulut lo, julurin lidah, napas." "Lo pikir gue anjing!" Di antara banyaknya hal yang sama persis seperti apa yang terjadi di masa lalu, ada satu yang berbeda. Lelaki ini menjadi lebih hangat daripada sebelumnya.
All Rights Reserved
#604
balasdendam
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ex or New? [REVISI]
  • I Am Not Boy
  • Deksa 's Diary
  • THE LONG-AWAITED MR HAN
  • Dendam Cinta Tuan Sagara
  • ALZEA (TERBIT)
  •  Love Story Karin [End]

Ubur-ubur ikan lele, mampir dulu lee.. Apa rasanya saat seseorang yang dulu kamu anggap segalanya, perlahan berubah jadi orang asing? Alea tahu rasanya ditinggalkan tanpa penjelasan. Dikhianati oleh diam yang menyakitkan. Saat Zayn, laki-laki yang pernah ia percaya akan jadi akhir ceritanya, memilih pergi tanpa kata pamit, Alea belajar cara menyembuhkan luka sendiri. Namun hidup selalu punya kejutan. Saat semua tentang masa lalu perlahan ia kubur, muncul seseorang yang tak pernah ia duga. Alegra. Dingin, menyebalkan, tapi... perlahan jadi tempat Alea berlabuh. Tapi bagaimana jika bayang-bayang masa lalu belum benar-benar selesai? Saat Alea harus memilih, antara bertahan pada kenangan, atau membuka hati untuk seseorang yang baru. Kadang, pertanyaan terbesar bukan tentang siapa yang datang, tapi siapa yang layak untuk tetap tinggal. Alegra memasukan tangannya ke dalam saku hoodie-nya. "Udah cukup ngobrolnya. Nanti kita ketemu lagi." Alea mendengus. "Siapa yang bilang kita bakal ketemu lagi?" Alegra menyeringai. "Takdir." Jangan lupa vote, komen, and follow juga akunnya. See you..

More details
WpActionLinkContent Guidelines