We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
SAGARA
  • WpView
    Reads 417
  • WpVote
    Votes 26
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadComplete Sun, Dec 17, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
"Kamu yakin?" "Why not?" "Karna aku belum sepenuhnya melupakan masa lalu." "It's okey. Bukan masalah besar. Bersamaku... kita membuka lembaran baru." Elena yang belum selesai dengan masa lalu, tetapi semesta mengirimkan sosok Sagara. Dan di sisi lain, Sagara yang tidak pernah memulai hubungan dengan seorang gadis. Apakah gadis ini adalah cinta pertama Sagara? dan apakah Sagara mampu menjadi pemenang setelah masa lalu Elena?
All Rights Reserved
#232
sagara
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • His Forgotten Lady
  • MANTRA CINTA KANAYA [TAMAT] [15+]
  • KANAYA
  • Unfair
  • Sagara
  • FIRE (End)
  • Kanaya [End]
  • KANAYA (REVISI)
  • ZAYNTASYA

*PERHATIAN* Dianjurkan untuk membaca Sweetly Broken dahulu. **** Tidak mati. Senyum yang tersungging dari bibirnya yang bengkak terasa pahit. Sagara tahu bahwa kenyataannya sulit sekali baginya untuk mati meskipun Angkasa telah menghabisinya dan memilih mengeksekusi Sagara dengan tangannya sendiri. Sendirian malam itu, Sagara dibuang begitu saja disebuah jalan yang sepi. Lalu seorang gadis tidak dikenal menghampirinya, menanyakan keadaannya, membawanya pulang, mengobati lukanya dan tidak menanyakan apapun. Dia terlihat lemah bagi Sagara. Satu sentuhan, Sagara yakin gadis itu akan hancur berkeping-keping. "Siapa namamu, anak kecil?" "Emma." "Apa kamu mengenal siapa aku?" "Sagara Reth Elory. Pria yang seharusnya mati dalam eksekusi hari ini." "Jika aku akan dieksekusi hari ini, itu artinya aku pria jahat. Seharusnya kamu lari, Emma. Lari dan tidak pernah menoleh padaku atau menolongku. Aku bisa saja membunuhmu setelah ini."

More details
WpActionLinkContent Guidelines