We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
7 catatan bahagia

7 catatan bahagia

  • WpView
    Reads 1
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 22, 2023
WpInfo
Fanfic
apakah salah jika diriku mencintai seseorang dalam diam ?, Ku kira semua akan indah pada waktunya dan ternyata malah membuat ku tersiksa dengan kenyataan yang terjadi. Apakah aku sudah tak pantas mendapatkan kasih sayang?, apakah aku tak pantas mendapatkan cinta?,apakah aku tak pantas bahagia?. Oh tuhan bantu aku melewati semua ini!!.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • "Biarlah: Sebuah Kisah Tentang Sunyi dan Luka"
  • 𝐥𝐨𝐧𝐠𝐢𝐧𝐠 𝐦𝐞𝐥𝐨𝐝𝐲
  • Sepotong Luka
  • ME VS PARA MANTAN
  • Friendzone?
  • Regret [COMPLETED✔️]
  • Ikhlas dan Bahagia
  • Anugerah Terindah
  • Kita Sembuh Bareng?
  • AL : ALLUNA & ALTEZZA

Hidup adalah panggung, dan setiap orang mengenakan topeng. Beberapa topeng begitu sempurna hingga bahkan pemakainya lupa wajah aslinya. Tawa bisa menjadi tirai, senyum bisa menjadi ilusi, dan kata-kata "Aku baik-baik saja" bisa menjadi kebohongan yang paling menyakitkan. Ini adalah kisah tentang seseorang yang menjalani hari-hari seperti biasa, seperti semua orang lainnya. Ia tertawa bersama teman-temannya, membantu keluarganya, mengisi waktunya dengan hobi, dan menjalani hidup seperti yang seharusnya. Tapi di balik semua itu, ada kehampaan yang tak terjelaskan, ada luka yang tak terlihat, ada pertanyaan yang tak pernah terjawab. Bagaimana rasanya hidup tanpa benar-benar merasa hidup? Bagaimana rasanya berjalan di dunia ini, tetapi tidak pernah benar-benar berpijak? Dan bagaimana jika, suatu hari, semuanya terasa terlalu berat untuk dilanjutkan? "Biarlah" bukan hanya sebuah cerita. Ini adalah perjalanan di antara cahaya dan kegelapan, kebahagiaan yang palsu dan kesedihan yang nyata, antara eksistensi dan kehampaan. Ini adalah kisah yang mungkin terlalu dekat dengan kenyataan-dan mungkin, terlalu sulit untuk diabaikan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines