Our Secret

Our Secret

  • WpView
    LECTURAS 17,036
  • WpVote
    Votos 64
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, sep 25, 2025
Alettha Xaviera Levannia, itu nama gua. Tapi gua biasa dipanggil al. Gua mahasiswa baru di kampus gua. Bisa dibilang gua mahasiswa pinter tapi gua males buat ikut aktif di kampus. Gua punya fantasi sex hingga gua suka nyentuh badan gua sendiri dan bermasturbasi sendiri. Hingga suatu hari gua punya papa baru. Dan papa tiri gua bener bener tipe gua bgt. Gua suka sama papa tiri gua. Kira kira gua bisa dapetin papa tiri gua apa ngga ya?
Todos los derechos reservados
#224
nenen
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Work Life, Love Balance (END)
  • Favorite Lecturer
  • Half Of My Heart ​[UNDER REVISION]
  • Semestinya Cinta ( Selesai )
  • THE REBELLOUSE! [END]
  • MANAGER KEUANGAN [END]
  • Tanda Seru
  • Menuju Seperempat Abad [End]✓
  • Spicy
  • Goodbye, Hello?

Siena Zahra tidak pernah menyangka keputusan impulsif untuk menemani sahabatnya--Raline, melakukan kopdar Tinder dengan identitas palsu akan berubah menjadi mimpi buruk yang merembet sampai ke kantor. Waktu itu, demi keamanan karena itu pengalaman pertama Raline dalam dunia dating apps, mereka sepakat memakai nama dan pekerjaan palsu. Pertemuan berlangsung canggung-apalagi karena Dipta, cowok Tinder itu, ikut membawa temannya, pria dengan tatapan dingin dan observan bernama Naresta Dirgantara. Siena tahu pria itu mencurigainya, tapi dia berpura-pura santai. Mereka pulang dan menganggap semua itu hanya pengalaman lucu yang tidak perlu diingat lagi. Dua minggu kemudian, hidup Siena jungkir balik. Perusahaan mengumumkan atasan baru di divisi Siena. Masuklah pria yang sama. Pria dari kopdar itu. Naresta Dirgantara. Dan tatapan lelaki itu tepat seperti dugaan Siena--dingin, menilai, sinis, seolah berkata "Aku tahu kamu penipu." Sejak hari pertama, Siena menjadi target perhatian Naresta dan bukan yang menyenangkan. Setiap laporan, rapat, hingga keputusan kecil pun selalu dipertanyakan. Seakan Naresta sengaja menjadikan masa lalu singkat itu sebagai alasan untuk meruntuhkan profesionalitas Siena.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido