Story cover for TAWA LEPAS.  by nhanhaay
TAWA LEPAS.
  • WpView
    Reads 67
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 3
  • WpView
    Reads 67
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 3
Ongoing, First published Apr 16, 2023
"didepan mereka kamu boleh menjadi seorang yang paling bahagia diantara yang lain, tapi jika didepanku tolong lepas topeng tebalmu."

Dunia terlalu kejam untuk mereka yang kehilangan peran sang ayah dalam hidupnya. Mereka yang ditakdirkan Tuhan untuk bertemu dan menguatkan satu sama lain, apakah mereka dapat melewati semuanya?

♩✧♪●♩○♬☆

•dimohon untuk menjadi readers bijak, tidak menyangkut pautkan cerita dengan kehidupan nyata.
•jangan lupa vote jika menyukai ceritanya.
All Rights Reserved
Sign up to add TAWA LEPAS. to your library and receive updates
or
#879virtual
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 9
Haruskah Mati? √PART LENGKAP [TERBIT] cover
𝙆𝘼𝙏𝘼 𝙎𝙀𝙈𝙀𝙎𝙏𝘼 2 | 𝙉𝘼 𝙅𝘼𝙀𝙈𝙄𝙉  cover
Rumah Tanpa Pintu [ON GOING] cover
[✓] The Right Heartbeat cover
Broken melodies cover
Azzura cover
ELBITHARA cover
Empty | 00L NCT Dream cover
[ √  ] AMERTA ¦ Ft Huang Renjun cover

Haruskah Mati? √PART LENGKAP [TERBIT]

62 parts Complete

"Aku hanya ingin tidur ... tidur selamanya bersama Bunda." "Berani baca kisahku?" _ _ _ _ _ _ Aku Nino, cowok berkacamata yang selalu memakai jaket. _ _ _ _ _ _ Tekanan hidup membuatku depresi dan berakhir menyakiti diri sendiri. Bukan hanya sekali, dua kali, tapi sering ... Aku? Apakah aku mampu? Menjalani hidup bagai neraka. Atau ... Haruskah Mati? _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ ©Haruskah Mati? karya meitheoypt ~>Cerita ini sudah pernah dipublish tapi karena ada masalah, berakhirlah diunpub. Dan pada tgl 7 Sept 2021, cerita ini di-publish ulang [Akan langsung DIHAPUS setelah tamat, berani baca sampai akhir?] _______________________________________________ Nb: •Jika kamu makhluk Tuhan yang mengerti apa itu kerja keras, maka janganlah jarimu itu pelit 'tuk menekan bintang atau sekadar memberi komen •Jika kamu makhluk Tuhan yang PAHAM apa itu perjuangan, juga kebahagiaan seseorang, maka janganlah ada di benakmu niatan untuk memplagiat cerita karena sejatinya kami para penulis yang berjuanh dengan karya kami sudah terlalu capek menghadapi segala suka duka. Maka dari itu, mari kita ciptakan kedamaian Selamat membaca, semoga suka ^.^