The Red Bonds

The Red Bonds

  • WpView
    Reads 70
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 26, 2023
Bila kau dikeluarkan dari lapangan karena hal tersebut dan tidak dapat bermain lagi, kami akan memilih untuk perlahan menyingkir dari posisi. Membiarkan pelatih berteriak, bola menerobos mencetak angka, dan tim lawan bergembira. Kami hanya akan berjalan kepadamu, bagaimana pun reaksi yang akan kami terima. Karena bila kau tidak ikut bermain, apa gunanya?
All Rights Reserved
#123
mystery-thriller
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MISTERI PETUALANGAN DALAM LABIRIN ILUSI
  • Tumbal Mata
  • Tada Shinu Game : 3 Days [END]
  • Jejak Cahaya Di Kota Tanpa Langit
  • The Villa
  • ISEKAI-Underworld Collector
  • Unexpected Situation (End)
  • Labirin Ilusi
  • in ROOM

Pernahkah Anda merasa hidup di tengah pesta topeng yang tak berkesudahan, di mana tawa bisa tiba-tiba menjelma menjadi tangis pilu, dan kemewahan menyembunyikan kemunafikan yang menggerogoti nurani? Selamat datang di dunia yang dipenuhi "Warna-warni Kepalsuan," sebuah labirin realitas yang absurd, disaksikan melalui mata seorang tokoh yang terperangkap di dalamnya. Bayangkan seorang komedian melontarkan lelucon getir yang justru mengalirkan air mata, seorang pengemis lusuh memanggul kekayaan yang kontras dengan penampilannya, dan para penguasa negeri berdebat tentang kemiskinan dari balik dinding hotel bintang lima yang gemerlap. Inilah ironi yang menjadi santapan sehari-hari di labirin ini. Namun, kepalsuan tak hanya meracuni panggung sosial. Bahkan cinta yang seharusnya suci pun ikut terdistorsi, bertransformasi menjadi tragedi prematur akibat idealisme yang membutakan dan nafsu yang membutakan. Di tengah pusaran kejanggalan ini, tokoh utama kita merasakan mual yang kian mencekik, sebuah reaksi naluriah terhadap kepura-puraan yang merajalela. Terjebak dalam labirin tanpa ujung, satu pertanyaan terus menghantuinya: di manakah gerbang menuju keaslian di tengah gemerlap kepalsuan ini? Bersiaplah untuk menyelami sebuah narasi yang akan mengusik keyakinan Anda tentang realitas, mempertanyakan setiap senyum dan air mata yang Anda lihat, dan membawa Anda dalam pencarian kebenaran yang tersembunyi di balik indahnya kebohongan. Apakah tokoh kita akan berhasil menembus "warna-warni kepalsuan" yang mengitarinya, ataukah ia akan selamanya menjadi bagian dari sandiwara tanpa akhir ini?

More details
WpActionLinkContent Guidelines