Dia Sang Bumi Pengagum Senja

Dia Sang Bumi Pengagum Senja

  • WpView
    Reads 309
  • WpVote
    Votes 73
  • WpPart
    Parts 27
WpMetadataReadComplete Tue, Jun 6, 2023
Hatinya sangat sedih... Hatinya sangat kacau... Dia sedang terpuruk .... Tidak ada bulan sabit yg melengkung ke atas nya... Tidak ada tatapan yang selalu berbinar di matanya... Tidak ada pelangi di sampingnya... Tidak ada cahaya yang selalu menyinari harinya.... Hanya warna hitam dan abu-abu yang di lihatnya... Harinya penuh dengan kesuraman.... Bulannya sudah pergi.... Awan Hitam sudah mengambil bulannya.... Tidak ada bulan yg menyinari nya saat malam.... Hanya langit hitam yg di lihatnya.... Dan dia di pertemukan dengan sang senja.... Hanya sang senja yang menemaninya.... Hanya sang senja yang menyinari nya saat fajar.... Senjalah yang membentuk bibir nya seperti bulan sabit.... senjalah yang membuat matanya berbinar kembali... Senjalah yang menjadi warna favoritnya.... Hanya senjalah yang membuat hatinya bahagia..... Walaupun senja datang nya hanya sebentar.... Tapi itu yang membuat hatinya tenang..... Hari-harinya sudah kembali membaik..... Dan itu berkat sang senja.... Muncul sekejap.... Indahnya selamanya.... Awal publis : 25/04/2023 By, author ( Lidia Lestari )
All Rights Reserved
#865
obsesi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • HILANG [Segera Terbit]
  • Sebelas Hari (end)
  • ketika senja menyapa
  • BLUE HOUR (Rona Senja di Langit Biru)
  • Senjanya Angkasa - Asahi Treasure✔️
  • Langit Milik Senja (End)
  • »The Love Behind Secrets!
  • DEAR ANNA (LENGKAP)
  • Naura & Lukanya

BUDAYAKAN FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA:) (Completed) "Tuhan mengizinkan kita untuk merasakan luka, tetapi Ia juga akan memberikan penawarnya." Ada pada ketidakadaan. Sepi di tengah keramaian. Bagaimana jika kita di tempatkan dalam keadaan tersebut? Tak ada satu pun diantara kita yang dapat menentukan takdir hidupnya sendiri bukan? Begitu juga dengan Keynara Angeline. Selalu berusaha menutup luka yang ia alami, membangun tembok es dalam hatinya. Terbiasa diabaikan dan kehilangan membuat nya tumbuh menjadi gadis tangguh. Akankah ia harus kehilangan semua yang ia miliki? Atau justru ia sendiri yang memilih untuk hilang? Lelah dengan derita yang ia tanggung. "Kamu ga perlu nangis lagi mulai sekarang. Biar aku yang bakal ngembaliin semua yang harusnya jadi milik kamu," ucap Alrich membawa secerah harapan bagi Keynara. *** Cerita ini murni hasil pemikiran saya, mohon maaf bila terdapat kesamaan tokoh, tempat, bahkan alur cerita. Semuanya itu kemungkinan karna unsur ketidaksengajaan:') Don't copas my story:') Cover Designed By : @RsyHnfh_985

More details
WpActionLinkContent Guidelines