GEVANO 2000

GEVANO 2000

  • WpView
    LECTURAS 9
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, abr 18, 2023
"Gak!.Kamu gak boleh pergi!" kata pria itu sambil menahan wanita nya. "Gak!.Aku bilang aku benci sama kamu!kamu gak pantes buat aku!" balas wanita yang ada dihadapannya. Mereka berdua bertengkar dibawah derasnya hujan.Air hujan yang begitu deras membasahi kedua surai rambut sepasang kekasih yang sedari tadi bertengkar. "CUKUP!AKU MUAK SAMA KAMU!KAMU GAK BISA APA APA!" teriak wanita itu lalu menghempaskan tangan prianya dan pergi begitu saja. "GUA UDAH BERUSAHA SEBAIK MUNGKIN ANJING!CUMAN LO DOANG YANG BISA BIKIN GUE BEGINI BANGSAT!GUA CINTA SAMA LO!GUA CINTA!" teriak pria itu saat wanita itu hampir tidak terlihat. Sejenak dia berhenti lalu dirinya berlari secepat mungkin di derasnya airhujan yang mengalir. Apa yang terjadi?ada apa dengan mereka? {HAPPY READING}
Todos los derechos reservados
#78
gevano
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Crazy Marriage
  • Silent, Please! (Re-up)
  • I Love My Little Sister
  • ARENA
  • Disguise... [END]
  • Shadow Lover
  •  ALZERA (On Going)
  • ArKa (End)
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓

Ambar dan Romi membuat kesepakatan untuk menerima perjodohan mereka. Demi bisa hidup tenang tanpa campur tangan orang tua, mereka menikah, tapi sepakat untuk melanjutkan hidup masing-masing. "Mending gitu sih emang. Mana tahu kalau tinggal berdua gue khilaf ngapa-ngapain lo ye kan," kata Ambar, "gue mesum soalnya," tambah wanita itu, sambil mengedipkan sebelah mata. "Gila," gumam Romi. Tak acuh, ia kembali berjalan. ______ Sayangnya, tragedi "bayar listrik" memaksa mereka untuk tinggal serumah. Satu rumah hanya berdua, tapi gaduhnya bisa luar biasa cuma karena kecoak atau celengan pecah. Niat hati ingin hidup tenang tanpa campur tangan orang tua, ternyata tidak semulus itu, Esmeralda. "Gila lo, Mbar." "Awas lo ya, Rom ...." "Mau ngapain?" potong Romi, tak gentar. "Mau gue perkosa." "Gue buntingin lo kalau berani perkosa gue," balas Romi justru menantang. "Buntingin sini kalau berani!"

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido