Story cover for 𝔸𝕊𝔼𝕋 𝕆𝕆𝕃 𝔽𝕋.𝕄𝔸ℝ𝕂 R̥ͦe̥ͦv̥ͦi̥ͦs̥ͦi̥ͦ by MeyraRen_Yellow3to3
𝔸𝕊𝔼𝕋 𝕆𝕆𝕃 𝔽𝕋.𝕄𝔸ℝ𝕂 R̥ͦe̥ͦv̥ͦi̥ͦs̥ͦi̥ͦ
  • WpView
    Reads 28
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 2
  • WpView
    Reads 28
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 2
Complete, First published Apr 17, 2023
Maella adalah satu-satunya anak perempuan dikeluarganya 

Dan rahasia apakah yang disembunyikan darinya selama ini?

"Karena rasa penasaran mu yang terlalu tinggi akan membuat mu tau yang sebenarnya Xiaomei "ucap seseorang
Ternyata dia sudah mengamati maella dari tadi

"Aku hanya bermain-main apa salahnya?"-.....?.....

"Mengapa kau begitu jahat sehingga membunuh keluargaku hiks kau... KAU KETERLALUAN!!!"-Maellla

Apakah kalian penasaran langsung ke book nya aja


alurnya suka nggak jelas
slow update
jika ada kesamaan kata atau nama tokoh/karakter mohon dimaafkan mungkin itu hanya kebetulan, semua book yang author buat itu pure isi pikirannya author nggak ada plagiat²
All Rights Reserved
Sign up to add 𝔸𝕊𝔼𝕋 𝕆𝕆𝕃 𝔽𝕋.𝕄𝔸ℝ𝕂 R̥ͦe̥ͦv̥ͦi̥ͦs̥ͦi̥ͦ to your library and receive updates
or
#5bersaudara
Content Guidelines
You may also like
It's Always Been You✔️  by WinterAurora00
44 parts Complete
Winter, gadis skater serba bisa dari Thunder Clan, merasa seperti terjebak dalam mimpi buruk ketika papanya tiba-tiba meminta, atau lebih tepatnya memaksanya untuk bekerja sebagai asisten rumah tangga di rumah keluarga teman orang tuanya. "Kalau adek nggak mau, papa bakal bakar semua deck yang rapi tertata di kamar adek sampai jadi abu." Ancaman itu langsung menusuk hati Winter. Deck-deck itu bukan sekadar papan luncur. Mereka adalah bagian dari dirinya, saksi setiap kompetisi dan penopang semangatnya. Mana mungkin ia membiarkannya jadi korban amukan sang papa? Dengan terpaksa, ia pun menyanggupi pekerjaan itu meski artinya harus membagi waktu antara kuliah di Universitas Kwangya dan mengurus rumah keluarga majikannya. Merawat empat anak di rumah itu sebenarnya bukan tantangan besar untuk Winter. Ia bisa dengan mudah mengatasi kelakuan si kembar usil, Jisung dan Ningning yang berusia tujuh belas tahun, juga kepolosan Sakuya yang berusia sebelas tahun dan si kecil Ian yang baru enam tahun. Semua terasa terkendali kecuali satu hal: Jaemin, si sulung yang tampaknya menjadikan Winter sebagai target utama untuk mencari-cari kesalahan. "Bener kamu jago masak? Yakin nggak bakal mati kalau makan masakan kamu?" "Otaknya pinter atau nggak sih? Sayang banget masa muda kebuang percuma. Kamu nggak minat nyambung kuliah?" "Baru pagi-pagi aja udah ngilang. Kamu ke mana emang?" Sumpah, kalau saja Jaemin bukan anak majikannya, Winter sudah lama melibas pria itu dengan deck kesayangannya. Menyebalkan bukan main. Namun, di balik semua adu mulut dan tatapan sinis itu, ada sesuatu yang samar. Perasaan yang pelan-pelan menyusup, tapi tak mungkin mereka akui. Di tengah kesibukan menjadi mahasiswa sekaligus satu-satunya gadis di Thunder Clan, mampukah Winter bertahan menghadapi kelakuan Jaemin yang seakan bisa meruntuhkan dunia? Dan apa yang akan terjadi ketika Jisung, Ningning, Sakuya dan Ian mulai menganggap Winter sebagai kakak mereka sendiri?
You may also like
Slide 1 of 9
It's Always Been You✔️  cover
ADARUSA | Park Jisung (TAHAP REVISI) cover
KILL IT || Perfect Villain + Jeno ✔️ cover
Possessive Family [SELESAI] cover
II DAILY NCT DREAM II cover
Na Jaemin : Crazy Rich Jaemin [Completed] cover
[√] Viel cover
Bumblebee {Nohyuck} cover
I Hope You Hear Me ¦ Jisung NCT[✔] cover

It's Always Been You✔️

44 parts Complete

Winter, gadis skater serba bisa dari Thunder Clan, merasa seperti terjebak dalam mimpi buruk ketika papanya tiba-tiba meminta, atau lebih tepatnya memaksanya untuk bekerja sebagai asisten rumah tangga di rumah keluarga teman orang tuanya. "Kalau adek nggak mau, papa bakal bakar semua deck yang rapi tertata di kamar adek sampai jadi abu." Ancaman itu langsung menusuk hati Winter. Deck-deck itu bukan sekadar papan luncur. Mereka adalah bagian dari dirinya, saksi setiap kompetisi dan penopang semangatnya. Mana mungkin ia membiarkannya jadi korban amukan sang papa? Dengan terpaksa, ia pun menyanggupi pekerjaan itu meski artinya harus membagi waktu antara kuliah di Universitas Kwangya dan mengurus rumah keluarga majikannya. Merawat empat anak di rumah itu sebenarnya bukan tantangan besar untuk Winter. Ia bisa dengan mudah mengatasi kelakuan si kembar usil, Jisung dan Ningning yang berusia tujuh belas tahun, juga kepolosan Sakuya yang berusia sebelas tahun dan si kecil Ian yang baru enam tahun. Semua terasa terkendali kecuali satu hal: Jaemin, si sulung yang tampaknya menjadikan Winter sebagai target utama untuk mencari-cari kesalahan. "Bener kamu jago masak? Yakin nggak bakal mati kalau makan masakan kamu?" "Otaknya pinter atau nggak sih? Sayang banget masa muda kebuang percuma. Kamu nggak minat nyambung kuliah?" "Baru pagi-pagi aja udah ngilang. Kamu ke mana emang?" Sumpah, kalau saja Jaemin bukan anak majikannya, Winter sudah lama melibas pria itu dengan deck kesayangannya. Menyebalkan bukan main. Namun, di balik semua adu mulut dan tatapan sinis itu, ada sesuatu yang samar. Perasaan yang pelan-pelan menyusup, tapi tak mungkin mereka akui. Di tengah kesibukan menjadi mahasiswa sekaligus satu-satunya gadis di Thunder Clan, mampukah Winter bertahan menghadapi kelakuan Jaemin yang seakan bisa meruntuhkan dunia? Dan apa yang akan terjadi ketika Jisung, Ningning, Sakuya dan Ian mulai menganggap Winter sebagai kakak mereka sendiri?