Putra Alvarezeel ||on Going||

Putra Alvarezeel ||on Going||

  • WpView
    LECTURAS 51
  • WpVote
    Votos 7
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, abr 20, 2023
Jadi pacar bohongan tapi malah jadi pacar betulan? Dara Nayesha Arkhava tidak menyangka ia harus menjadi pacar bohongan dari Cowok bernama Putra Alvarezeel Narendra. Awal nya ia menolak, tapi karena melihat cowok itu ingin dijodohkan oleh mama nya, ia sedikit kasihan dan hati nya tergerak untuk membantu. Dara bersumpah hanya sekedar membantu dan tidak akan pernah melibatkan perasaan ny.
Todos los derechos reservados
#730
dara
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Hema Alkaris (and his life)
  • Marrying the Young Master
  • Possesive Playboy
  • Dara Ameera [TELAH TERBIT] ✔
  • Yang Sudah Tertakar tidak akan Tertukar
  • [✓] Second Time
  • Dara Andita (COMPLETED)
  • Lucha || END ✅
  • Limerence
  • FAT(E) LOVE

"Woy, cewek beasiswa!" Suara Saiful menggema di ruang kelas. Nada suaranya santai, tapi jelas menyindir. Gak perlu jadi jenius buat tahu siapa yang dia maksud, karna cuma ada satu cewek di sekolah ini yang masuk lewat jalur beasiswa. Dara. Dara yang lagi duduk langsung reflek noleh. Matanya langsung menangkap sosok Saiful yang berdiri dengan gaya sok keren, dua tangan masuk ke saku celana, dagu sedikit terangkat. Senyumnya... ngeselin banget. Dara tarik napas sebentar, lalu senyum tipis. Bukan senyum ramah, melainkan lebih ke senyum "jangan main-main sama gue." Dia bangkit, langkahnya santai tapi pasti. Dan sekarang, jarak mereka cuma sejangkal. Dara harus mendongak sedikit buat bisa lihat muka Saiful dengan jelas. Matanya tajam, suaranya tenang tapi penuh tantangan. "Kenapa? Perlu bantuan, dasar Iron Man terbang." Ekspresi Saiful langsung berubah. Kaget. 'Nih cewek tau dari mana?' pikirnya. Tiba-tiba, Saiful angkat tangannya dan dengan santai nyentuh dagu Dara, ngeratain pandangan mereka. Tatapannya lebih serius sekarang-ada sesuatu yang dia coba cari di mata Dara. Tapi cuma sebentar. Dia langsung ngelepasin tangannya. "Gue tau lo, cewek seragam luntur." Nada suaranya tajam, hampir kayak tuduhan. Dara nggak mundur sedikit pun. Malah sebaliknya. Tangan kirinya langsung narik dasi Saiful pelan tapi pasti, bikin cowok itu harus nurunin sedikit kepalanya. "Jangan lupa," bisik Dara. "Semua ini gara-gara lo."

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido