Hukum Penguasa

Hukum Penguasa

  • WpView
    Reads 73
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 21, 2023
Lantunan suara sayu terdengar dalam benaknya, bunyi pukulan palu itu masih terngiang dipikirannya seolah memang sudah akhirnya seperti ini. Tidak bisa mengelak apa yang sudah terjadi, Malaka, gadis yang malang. Masih malaka ingat bagaimana dingin menusuk kulitnya dibawah pemandangan laut terbentang yang saat itu wajah cantiknya dibasahi air yang turun dari matanya. Sudah cukup alam ini bertindak semaunya, 'kan ia akhiri dengan petaka. Namun sungguh semesta itu tidak akan membiarkannya, hidup itu rumit tapi bisa apa? "Berjuang" katanya. Cover by pinterest.
All Rights Reserved
#33
pemerintah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • RE:MEMBER (END)
  • Penuh Luka (On Going)
  • Unpredictable Love
  • between love and edelweiss [CHIKZEE] {END}~
  • Quite perfect
  • Another [END]
  • MELODI Yang Memilukan
  • Poison Of Love
  • Terima kasih Imajinasi [end]

Akibat kecelakaan 6 bulan yang lalu, Elang harus menerima kenyataan jika sebagian ingatannya hilang. Hari-hari biasa Elang menjadi kacau saat sebuah ingatan muncul. Ingatan di mana seorang gadis datang dan membuat hidup Elang berwarna, bagaikan 7 warna pelangi yang menghiasi langit setelah hujan. Sayangnya Elang lagi-lagi harus menerima kenyataan pahit bahwa gadis diingatannya itu telah meninggalkannya untuk selamanya. Hari-hari berlalu seperti biasa, hingga suatu hari seorang gadis datang ke hidupnya. Gadis dengan julukan 'Black Swan' itu membuat Elang kembali teringat akan pacarnya yang telah lama meninggal. Wajah, suara, bahkan kepribadian gadis itu sangat mirip dengan pacarnya. Elang mulai mempertanyakan segala keanehan antara gadis di ingatannya dan gadis yang baru muncul itu. Tidak hanya gadis itu yang menjadi aneh, semua orang disekitar ELang mulai menunjukkan gelagat aneh. Elang kembali mempertanyakan ingatannya yang hilang sebagian itu. "Kepala aku mungkin gak ingat sama kamu, tapi hati aku masih ingat jelas siapa pemilik aslinya" -Elang Cakrawala- "Aku tau ini salah, tapi aku hanya ingin melihatnya sedikit lebih lama lagi" -Nashaly Langit Biru-

More details
WpActionLinkContent Guidelines