Ineffable

Ineffable

  • WpView
    Reads 26
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 5, 2023
Arthur penasaran dengan sosok itu, si gadis dengan sorot mata tenang dan nampak kaku tak tersentuh. Walaupun gadis itu bukanlah yang pertama kali membuat Arthur penasaran, tapi gadis itulah yang pertama kali membuat "rasa penasaran" Arthur itu menjadi kesulitan karena ia sangat amat sulit digapai, ah tidak gadis itu memang tak tergapai. Tapi egoisme dan harga diri setinggi nirwana seorang Damian Arthur menolak untuk "dipermalukan" hanya karena tidak bisa menaklukkan gadis itu demi untuk memuaskan si "rasa penasaran" nya. Berbagai cara Arthur lakukan agar bisa menggapai gadis itu, si gadis kaku tak tersentuh, si gadis bernama Ellijah Lintang B. Cerita dibuat oleh : Monthjuly Sampul dibuat dengan : Canva
All Rights Reserved
#58
jurnalis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Entangled 1
  • fake character
  • Rewrite The Star || NCT WISH {END}
  • AGGA
  • Fragment of Us
  • UNSPOKEN AUTHORITY
  • Rasa yang tertahan(On Going)
  • The Main Character (END)
  • Adirra Dan Dunianya [COMPLETED]

Dahulu kala tersiar kabar tentang kedekatan kakak kelas dan adik kelas di SMA Matahari, kedua anak muda itu sangat terkenal hingga namanya tersohor ke penjuru kota. Banyak yang penasaran akan sosok mereka yang selalu disebut-sebut sebagai si Mochi dan Bobba. Siapa pencetus nama aneh itu? Ya, tentu saja siapa lagi kalau bukan Moccachino. Dua tahun menghilang, tiba-tiba saja Moccachino Florenta muncul lagi dihadapan Adrian Kusuma Pranaja. Gadis itu tidak pernah tinggi, tetap saja pendek dan lembek seperti Mochi. Kisah tentang mereka, kini mulai tercium di antara desas-desus mahasiswa baru. Siapapun mengenal Moccachino, maka ketika gadis itu memeluk Adrian di aula yang ramai gosip pun beredar terutama saat Moccachino berteriak nyaring. "Hai, Bobba!" dan memeluk Adrian.

More details
WpActionLinkContent Guidelines