We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Romansa 1999

Romansa 1999

  • WpView
    Reads 386
  • WpVote
    Votes 303
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 9, 2023
WpInfo
Fanfic
Seventeen
Awal tahun 1999 merupakan awal dari cerita ini. Cerita kisah Arkana Biantara di kehidupan Indonesia Tahun 1999. "Cantik indah bak rembulan, Jikalau kau adalah putri dari sang Rajendra, apakah manusia biasa sepertiku dapat bertemu dirimu?" Indonesia di Orde Baru bener begitu pahit dan menyakitkan, Namun di masa Reformasi ini berubah menjadi sebuh kisah romansa, kasih sayang. "Jikalau aku adalah putri sang Rajendra, aku yakin kau bisa menggapai sampai jauh ke atas udara sana, karna kau Biantara" ~~~~~~~~~~ Hai 🙋‍♀ Before reading this story, please follow my Wattpad account.
All Rights Reserved
#25
1999
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bersaing dengan Masalalu
  • ❄️Arjuna Prince Ice❄️ Prolog
  • if (END)
  • SASHI
  • Rahwana : Cinta yang Tak Usai
  • Merried
  • MY CRUSH
  • Nyala dan Arus
  • 3 MERPATI (TAMAT)

Alia Wenang kira kehidupannya sempurna, menjadi seorang Ibu Persit dari Dwikara Prasetya dan juga ibu untuk Andika Prasetya yang tengah aktif-aktifnya di usianya yang sudah memasuki sekolah dasar meski, tapi sayangnya kesempurnaan yang dia rasakan nyatanya tidak lebih dari sebuah fatamorgana. Suami yang Alia kira mencintainya nyatanya masih terjebak dengan masalalunya, seorang sahabat yang di cintai suaminya seumur hidupnya, perempuan pembuat patah hati sebelum akhirnya Dwikara bertemu dengan Alia. Sakit hati, hancur, marah dan kecewa, itulah yang Alia rasakan saat tahu kenyataan tersebut hingga membawa Alia pada sebuah dilema yang sulit akan dua pilihan. Bersaing dengan Masalalu, akankah Alia berhasil mengalahkan sosok-sosok penganggu tersebut? Atau malah Alia memilih menyerah meninggalkan Dwikara dengan sejuta penyesalan. _Pahami dulu hatimu, Bang. Coba tanya, kamu ini masih menyimpan rasa atau kamu hanya sekedar terjebak pada kenangannya_

More details
WpActionLinkContent Guidelines