ASTER
  • WpView
    LECTURAS 3,129
  • WpVote
    Votos 274
  • WpPart
    Partes 6
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, jun 28, 2023
Kehidupan seperti apa yang mampu membuatnya merasakan sedikit kebahagiaan? Aster namanya, putra kedua keluarga Virendra yang tidak pernah diketahui oleh publik. Publik hanya mengetahui bahwa keluarga Virendra memiliki tiga putra dan satu putri. Alasan disembunyikannya karena dia 'berbeda' dengan ketiga saudaranya. Di abaikan oleh keluarganya bukan hal yang aneh. Bahkan setiap pertemuan keluarga besar pun dia tidak di ajak. Iri? Jelas sangat iri, mengapa takdir tidak begitu adil padanya. Bukannya tidak bersyukur terlahir dikeluarga yang sangat berada. Hanya saja jika dia bisa memilih dia ingin terlahir di keluarga yang biasa saja namun mampu mengerti akan dirinya. _ "Aku berhenti menyalahkan takdir, tapi aku tidak berhenti berharap" "Tuhan memang pemaaf, tapi sayangnya aku bukan tuhan" "Terimakasih, tapi ini sungguh sakit" _
Todos los derechos reservados
#142
aster
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Tak Sejalan
  • ARSEN GANENDRA
  • DANADYAKSA
  • GERRY [END]
  • Bukan wanita biasa (TAMAT)
  • AZIZI dan RUMAHNYA
  • GAHENDRA RAJAWALI
  • Aresya Audi ΔEndΔ
  • Zion

Ini akhir cerita mereka: Tentang sebuah rasa yang tertanam sejak lama namun harus pupus sebelum berbunga. Karena cinta memang hanya untuk dirasakan bukan untuk dimiliki. Tentang sebuah rasa yang gamang tertanam dihati. Percaya masa lalu adalah dusta. Namun pergi meninggalkan terasa sulit. Karena cinta itu memang menguji untuk menjadi akhir yang bahagia. Tentang sebuah rasa yang disadari dengan terlambat. Ketika mengucapkan cinta, tak ada yang berbekas. Ia hanya seperti berbicara pada bayangannya sendiri. Iya, Adit memang cinta. Namun waktu terus melangkah dan tak pernah tinggal untuk sekedar diam sebentar. Tidak, Dina bukannya merebut. Ia hanya memberi kenyamanan sebatas teman yang tak pernah lebih. Jika Adit merasa sebaliknya, itu bukan salahnya. Karena hati tak pernah salah memilih rasa. Yang salah itu, pandangan lainnya. Sama seperti apa yang Fasha kira. Yang awalnya berpikir untuknya tapi ternyata tak sejalan dengan apa yang terjadi saat ini. Ketika Adit memilih untuk pergi sementara ia tetap tinggal di dalam masa lalu mereka. Dan Dina yang terjebak di antara mereka seolah harus bertanggung jawab atas semua luka yang tercipta. #SeriPertama Sekuel dari: Keluarga Adhiyaksa -Ardina Wirasatya- Anak dari: Aisha Fayola Adhiyaksa & Adnan Wirasatya -Fasha Adhiyaksa- Anak dari: Fadli Adhiyaksa & Calista Anggraina Carissa Aznii

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido