We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Kesayangan Psychopath Kejam

Kesayangan Psychopath Kejam

  • WpView
    Reads 298
  • WpVote
    Votes 21
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 27, 2023
WpInfo
Non-Fiction
pertemuan mereka dimulai pada hal yang tak terduga. Dimana, Alisa seorang gadis cantik, memiliki wajah yang begitu imut. Tak sengaja, mendengar sesuatu yang mengerikan dari balik tembok kosnya. Hal itu diketahui oleh sang pemilik kos tersebut, dimana pemilik kos tersebut adalah seolah psikopat kejam yang tengah menghabisi targetnya. Ia bernama Sagara Andreas. Jika kalian penasaran, dengan lanjutannya. yok, ikuti terus!!!
All Rights Reserved
#264
ceritabersambung
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • His Forgotten Lady
  • Bad Girl VS Bad Boy {END}
  • Hujan dalam Pandanganku
  • SAGARA
  • TUBUH GADIS NERD [END]
  • ATHABEL (ON GOING )
  • EUDAIMONIA
  • Reinalsarah [SUDAH TERBIT]
  • ALTARSYA

*PERHATIAN* Dianjurkan untuk membaca Sweetly Broken dahulu. **** Tidak mati. Senyum yang tersungging dari bibirnya yang bengkak terasa pahit. Sagara tahu bahwa kenyataannya sulit sekali baginya untuk mati meskipun Angkasa telah menghabisinya dan memilih mengeksekusi Sagara dengan tangannya sendiri. Sendirian malam itu, Sagara dibuang begitu saja disebuah jalan yang sepi. Lalu seorang gadis tidak dikenal menghampirinya, menanyakan keadaannya, membawanya pulang, mengobati lukanya dan tidak menanyakan apapun. Dia terlihat lemah bagi Sagara. Satu sentuhan, Sagara yakin gadis itu akan hancur berkeping-keping. "Siapa namamu, anak kecil?" "Emma." "Apa kamu mengenal siapa aku?" "Sagara Reth Elory. Pria yang seharusnya mati dalam eksekusi hari ini." "Jika aku akan dieksekusi hari ini, itu artinya aku pria jahat. Seharusnya kamu lari, Emma. Lari dan tidak pernah menoleh padaku atau menolongku. Aku bisa saja membunuhmu setelah ini."

More details
WpActionLinkContent Guidelines