Gojek to Surga

Gojek to Surga

  • WpView
    Reads 33
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Nov 10, 2024
Cerita ini di tulis menurut takdir yang tertulis di Lauhul Mahfudz Nasya dan Faiz. Dua sejoli yang sama-sama terjaga dan selalu menjaga dirinya hingga dipertemukan oleh Allah. Mereka ditakdirkan untuk bersama dan untuk selamanya. Berdakwah untuk menyiarkan agama Islam ke semua kalangan khususnya anak muda. Karena anak muda di zaman sekarang banyak sekali tersesat dan melakukan kemaksiatan. Sebab itulah Faiz memutuskan untuk berdakwah dan menyebarkan ilmu yang bermanfaat bagi orang lain. Menjadi santriwati yang dikenal sebagai anaknya kyai pemilik pesantren adalah sebutan Nasya. Dengan parasnya yang cantik, secantik akhlaknya. Membuat Faiz memberanikan diri untuk memasangkan cincin kawin di jemari tangan Nasya. Ikatan suci terjalin diantara mereka dan menyatukan dua keluarga. Sampai pada akhirnya terciptalah Gojek Menuju Surga yang mengantarkan mereka berdua.
All Rights Reserved
#523
pondokpesantren
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ning Nabila [SUDAH TERBIT✔]
  • Uhibbuka Fillah Gus [END]
  • PERFECT SANTRI [END]
  • Gus Vs Ning
  • MANA JANJI MU GUS?!
  • Al & El : Gus, atau Pengurus? | Lanjut After Married
  • imam terbaik ku (tamat) REVISI
  • JAMILAH (COMPLETED)
  • SATU NAMA DALAM DO'AKU
  • Aldhefara (Re upload)

#Project_Kolaborasi Genre : Spritual-Romance Penulis : Ferdi Andreas x Rianty Blurb Seakan menjadi dejavu. Kisah yang pernah dialami oleh Ummahnya, juga dialami Nabila. Sama-sama terlibat cinta putra seorang Kiai, memaksa Nabila mengulang kembali sejarah tentang cinta segitiga. Berawal dari saat Nabila Zahira menyantri di pondok pesantren Darrul Qur'an, takdir menuntunnya bertemu Muhammad Bilal Al Zaelani. Putra Kiai tempat ia menyantri. Namun seolah sudah tradisi yang mendarah daging, Bilal dijodohkan dengan anak teman Sang Abah. Perang batin melanda, di saat Nabila harus memilih, mengiyakan niat Bilal memperjuangkan cinta mereka dengan menolak perjodohan tersebut, atau merelakan Bilal untuk Nadira, gadis yang dipilihkan orang tua Bilal yang melainkan adiknya dari Ibu yang berbeda. Namun tetap ada darah yang sama yang mengalir dari seorang Kiai Abdulah. Ayah kandung yang tak pernah lagi hadir dalam hidupnya. Akankah kisah lalu Sang Ummah menjadi kisah di masa depan Nabila? Maju memperjuangkan rasa bersama Bilal, atau mundur seperti Ummahnya dulu?

More details
WpActionLinkContent Guidelines