ALUNAN TAKDIR

ALUNAN TAKDIR

  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 21, 2023
Tidak apa sesekali melihat ke belakang hanya sekedar untuk melihat sudah berapa jauh kau melangkah. Hidup itu adil manusia diberi banyak rasa sakit sebelum di beri bahagia,kau hanya perlu melewatinya dan terus bertahan,kita hanya di uji setelah sekian banyaknya badai yang kita lewati apakah kita akan menyerah hanya karena rintik air hujan?. Air mata,rasa sakit,marah,kecewa dan keputusasaan yang tergores nyata di hatimu akan menjadi saksi bahwa kau bukan orang yang lemah yang akan menyerah pada keadaa. Bahagia itu pasti tapi kau harus melewati rasa sakit terlebih dahulu,karena pada dasarnya bahagia adalah hasil dari rasa sabar,ikhlas dan perjuangan yang selalu kau pertahankan. Untuk kalian dan siapapun itu ayo berjuang bersama,ayo mulai lembaran baru. "Terimakasih karena telah terlahir sekuat ini,dikehidupan berikutnya mari bertemu kembali dan memulai merangkai cerita baru dengan versi kita yang sama" _K.N_ ____________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________ Don't copy my story, this is purely my opinion Sampul di ambil dari pinterest _Start= 21 April 2023 _ Finished=__
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sheina (Terbit)
  • Smiley: I'm Okay [END]
  • This Really Hurts [END]
  • AYARA [END]
  • ALMERO (END)
  • Bertumpu
  • Deberìa Redirme? (End)
  • REGRET [END]
  • Rintik Hujan
  • pulang untuk ayah (End)

Telah Terbit & Tersedia di Shopee PART MASIH LENGKAP "Kamu adalah adik kami, Sheina." ~ Aarav "Sorry, kayaknya kalian salah paham. Gue bukan adik kalian!" ~ Sheina "Walau beda Ayah, kamu tetap adik kami." ~ Anggasta "Tapi, gue gak mau jadi adik kalian. Lupain gue dan jalani hidup kalian seperti biasa." ~ Sheina "Berani bawa dia ke rumah, gue gak segan buat bunuh dia!" ~ Calvin "Lo gak perlu mengotori tangan, gue bakal cari cara buat bunuh diri." ~ Sheina ---------------------------------------------------- Penasaran? Ayo baca ceritanya!! ⚠Cerita Ini Murni Pikiran dan Buatan Saya! ⚠PLAGIAT DILARANG MENDEKAT!!! Story by Bumantara18 Ilustrator Picture by Sarah Andani

More details
WpActionLinkContent Guidelines