EIT'S, SATU METER!

EIT'S, SATU METER!

  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 29, 2023
"Bahkan, untuk menggunakan bahasa isyarat pun kau tetap tidak mengerti dengan perasaan yang selalu terpendam ini."-Langit Abiaksa "Padahal aku juga cukup menarik, tetapi kenapa dia selalu melirik ke kiri?"-Senja Salkara. ****** "Senja, kalau semisal suatu saat gue khianati persahabatan kita, gimana reaksi lo?" tanya pemuda yang duduk di samping Senja. Senja menoleh, gadis itu menatap lekat wajah yang menjadi lawan bicaranya. Anggukan kecil serta senyum ia berikan kepada pemuda itu. "Gue gak bakal maafin lo kalau sampai hal itu terjadi!" jawabnya seraya mengalihkan pandangannya. Langit-pemuda itu terdiam. "Tapi sayangnya sekarang udah terjadi." •••
All Rights Reserved
#665
musik
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Langit.
  • Cerita dari Senja
  • Diantara Langit & Senja
  • SELANG (Senja dan Langit) [TAMAT]
  • Cerita di Balik Senja
  • Langit Senja [end]
  • Sandyakala [TAMAT]
  • Sebatas Memeluk Raga.
  • Senja di Langit Biru [Complete]
  • LANGIT untuk SENJA [FINISHED]
Langit.

Dari Langit, untuk senja yang selalu terlihat indah apa adanya. Senja, jujurlah, kau sudah lama kan kehilangan perasaanmu? Kau sudah lama kan mengagumi bumi akhir akhir ini? Aku sudah tau, Senja. Langitmu sudah tau. Senja, harusnya kau tak datang padaku sejak awal. Harusnya kau tak merasa kasihan dengan kesendirianku. Apa aku yang salah, sudah jatuh cinta padamu? Ini bukan perkara tentang hatimu. Ini tentang isi hatiku. Isi hati langit yang bisu. Isi kerinduan semesta yang tak pernah dapat terungkapkan. Senja, mengapa kau masih disini? Mengapa kau masih harus ada di sela sela hari sepiku? Mengapa kau harus menunjukkan tatapan itu padaku? Senja, aku memang kesepian. Tapi bila memang perasaanmu sudah lama berubah, tak apa, pergilah. Senjaku, Langitmu tetap mencintaimu apa adanya. Bahkan saat ia tau kau tidak pernah mencintainya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines