why if i'm the antonagist sister

why if i'm the antonagist sister

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 5, 2023
WpInfo
Fiction
Fantasy
this story is about-(g di lanjut g bisa engress) "gue udah bersedia mati! " gadis itu melihat ke jalanan yang sedang sangat padat. "hehe ga jadi deh"dia mengurungkan niatnya untuk melewati jalan yang padat itu. namun whussh " gue belom siap mati anying! au ah " dubrakk in another dimension "gue di mana anying? " ✧─── ・ 。゚★: *.✦ .* :★. ───✧ El, masih pemula kawan! Kalo ada typo harap maklum! Jangan copy/plagiat ✧─── ・ 。゚★: *.✦ .* :★. ───✧ Don't porget to vote or comment! (Kalo gak mau vite juga gak papa palingan yang el liat itu bukan vitenya melaikan-berapa orang udah baca wkwkwkw)
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Dreamkeeper's Forest
  • Pretty's On The Inside [TAMAT]
  • Lady of lake
  • THE NAIAD (transmigrasi) {END}
  • Penelope Eckart
  • BECOME EXTRA CHARACTER || [ON GOING]
  • Villain Also Has A Reason [END]
  • For My Daughter

Ketika rasa putus asa menelan seluruh harapan, seorang gadis muda bernama Lian Yue memutuskan untuk mengakhiri hidupnya. Namun, bukannya menemui kematian, ia justru terbangun di dunia lain-sebuah alam penuh roh dan makhluk aneh, di mana waktu dan realita tak berjalan seperti dunia biasa. Dunia itu gelap, indah, sekaligus menakutkan. Di sana, Lian Yue bertemu roh-roh yang juga tersesat, makhluk-makhluk bijak, dan bayangan masa lalu yang tak kunjung hilang. Untuk bisa kembali ke dunia nyata, ia harus menempuh perjalanan melewati berbagai rintangan, menghadapi rasa takut terdalam, serta menyatukan potongan-potongan jiwanya yang telah lama hancur. Sepanjang perjalanannya, Lian Yue mulai memahami makna penderitaan, cinta, dan harapan dari sebuah kehidupan. Di dunia roh yang asing itu, ia justru menemukan cahaya yang telah lama hilang dalam hidupnya-dan perlahan, ia menyadari bahwa hidup masih pantas untuk diperjuangkan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines