JALAN TAKDIR FANI

JALAN TAKDIR FANI

  • WpView
    Membaca 3
  • WpVote
    Vote 1
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sen, Apr 24, 2023
WpInfo
Fiksi
Romansa
Defani Aulia Safitri yang sering dipanggil dengan sebutan fani atau def. Fani ini adalah seorang gadis remaja yang sangat sederhana yang mempunyai satu saudara laki laki berusia 15 tahun yang saat ini sudah hampir lulus di sekolah menengah pertama nya. Ayah nya bekerja sebagai supir ambulance dan bunda nya hanya sekedar pendagang warung nasi dirumah. Fani yang saat ini menginjak kan umur nya yang berusia 22 tahun tersebut. Kehidupan yang sedang ia jalanin saat ini cukup rumit, ia harus menghadapi banyak lika liku untuk melewati semuanya. Fani terpaksa menjalanin nya karena ingin sekali membahagiakan kedua orang tua dan keluarga nya dengan cara nya sendiri Apakah ia mampu dan berhasil untuk melewati ujian kehidupan nya?? Yukk penasaran kan sama kisah nyata nya. Jangan lupa baca sampai selesai ya!!!
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#119
gadisremaja
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • ASMARALOKA || Love or Reality?
  • Cassandra (SUDAH TERBIT)
  • ALIF (TERBIT)
  • Gue Santri [END]
  • Keindahan 2 Hati  (Gus Rey & Aza)
  • Constellations From The Room
  • Istri Nakal Gus Afan
  • Satria Dirgantara [Complete]
  • My Love A Turki
  • DIMENSI WAKTU

"AKU NGGA SALAH! BUNDA SAMA KAKAK YANG SALAH! " Gadis itu berteriak histeris didepan seluruh anggota keluarganya. Dia merasa hancur sehancur-hancurnya. Hatinya bagai disayat ribuan benda tajam. "Kenapa kalian bertingkah seolah-olah aku yang sepenuhnya salah disini?! " Tak peduli dia telah bersimpuh didepan umum sekarang, yang jelas dirinya merasa dikhianati. "Tapi kamu tetap yang salah besar disini, diwaktu saat itu dengan pakaian seperti itu. " Netra gadis itu memerah padam, dia tidak terima dengan perkataan kakaknya. "Kalau ngga tau apa-apa ngga usah sok ngatain orang ... " Dia tidak salah, tetapi diperlakukan seolah yang paling bersalah. Dia tidak jahat, tapi dibuat terlihat yang paling dusta. Dia tidak kotor ... Tetapi telah dikotori oleh orang terkasihnya.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan