Me After You (JENLISA)

Me After You (JENLISA)

  • WpView
    Reads 1,765
  • WpVote
    Votes 223
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 11, 2026
Pada usia 28 tahun, Dosen Jennie Kim adalah figur paling berwibawa di Fakultas Manajemen Bisnis. Ia membangun reputasinya di atas fondasi profesionalisme yang dingin dan menghindari segala bentuk kekacauan emosional. Baginya, karier yang cemerlang adalah segalanya. ​Semua strateginya berantakan ketika ia berhadapan dengan Lisa Manoban (22), mahasiswi Semester 6 yang bersemangat dalam Fotografi/Seni, tetapi mengambil mata kuliah Jennie. Lisa, dengan kepercayaan dirinya yang matang, adalah satu-satunya yang berani menantang teori dan otoritas Jennie di depan kelas. ​Perbedaan usia enam tahun dan status terlarang mereka menjadi semakin tipis saat interaksi profesional berubah menjadi rahasia yang mengikat. Sebuah insiden di luar kampus, di mana tak ada gelar dan batasan formal memaksa mereka mengakui daya tarik yang tak terhindarkan. ​Akankah Jennie, sang ratu keteraturan, mempertaruhkan segalanya, termasuk reputasinya, hanya demi hasrat terlarang yang ditawarkan oleh mahasiswi dewasanya? Dan siapkah Lisa untuk menjadi rahasia terbesar yang siap menghancurkan karier dosen yang sangat ia kagumi?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Dangerous Deal S1-S2 (on going)
  • Define the Relationship
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • R É G A L I S [REVISI]
  • EKSKALASI
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Almost Married (On Going)
  • Kembang Desa

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines