Untukmu, Ayanaku

Untukmu, Ayanaku

  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 25, 2023
Aku melihatnya, wanita dengan gaun berwarna putih yang menutupi tubuhnya berdiri didepan sana sambil tersenyum sangat tipis. Itu pertama kalinya aku melihat wanita yang sangat memikat hanya dengan sebuah senyuman kecil yang menghiasi wajahnya. Aku terpaku sejenak sambil berkata dalam diriku sendiri, 'aku ingin kau menjadi milikku'. Aku bahkan tidak memedulikan orang orang disekitar kami yang berlalu lalang atau suara temanku yang berusaha menyadarkanku, aku tertarik kepadanya sejak pandangan pertama. Aneh bukan? Namun jika kalian melihat sendiri betapa cantiknya wanita itu kalian pasti akan mendapatkan ekspresi yang sama persis denganku.
All Rights Reserved
#349
ayana
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Narasi patah hati
  • My Nony
  • (End) Ketika Hanya Hati yang Saling Bicara
  • aku atau dia? || Fenly Un1ty ||
  • I Love My Little Sister
  • Dear, Mr. A
  • Halaman Hidupku
  • best friend and twilight
  • Under The Rain
  • Kamu yang Kukira Milikku

Pernikahan yang ada di depan mata hancur berantakan dalam semalam. Mimpi, cinta, usaha dan segala hal yang selama ini ia tapaki seolah runtuh bersama dengan pengkhianatan yang ia terima. Mahika tak pernah menyangka hidupnya yang adem ayem akan mencapai titik klimaks rasa kecewa di usia dua puluh dua. Sikap optimis yang mendarah daging dalam dirinya tak lagi bersisa selepas malam itu. Tak lagi ada setitikpun cahaya yang bisa ia lihat ketika bangun di pagi hari. Cintanya selama dua tahun kandas di saat mereka harusnya tengah berbahagia. Bagaimana bisa dunia sekejam itu padanya? Narasi-narasi patah hati berkumandang nyaring sekali, menyambut kegagalan akbarnya yang mematahkan hati ; sepatah-patahnya. Mahika hancur, lebur dalam keping-keping rasa sakit yang tiada henti menikam, meluluh-lantahkan sedikit harga diri yang ia genggam. Luka itu terlalu dalam hingga ia meragu ... bertanya-tanya diantara isak tangis yang ia untai di depan Tuhan yang maha kuasa. Pasca rasa sakit ini, apakah ia akan bisa kembali jadi Mahika seperti sebelumnya? Apakah akan ada masa dimana ia percaya lagi pada cinta? Dan apakah ada di luar sana, setidaknya satu saja ... satu saja manusia yang bisa ia genggam tangannya tanpa menyakiti ataupun mengkhianati? (PERHATIAN ‼️ BEBERAPA PART DALAM CERITA INI SUDAH DI HAPUS OLEH PENULIS DAN BISA DI BACA DI KARYAKARSA. TERIMAKASIH.)

More details
WpActionLinkContent Guidelines