SHAFA [TELAH TERBIT]

SHAFA [TELAH TERBIT]

  • WpView
    LECTURAS 551
  • WpVote
    Votos 299
  • WpPart
    Partes 10
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, sep 22, 2023
"Aku nggak bisa pacaran, La." "Yaudah, Sha. Setelah itu kalian masih bisa jadi teman lagi kaya sekarang, teman rasa pacar part 2." "Aku nggak bisa berteman, dengan orang yang aku suka!" "Kalo gitu, setelah semuanya. Kamu harus siap kehilangan, Sha." Shafa Alfathunissa seorang modiste ambisius yang telah terbiasa dengan kesendirian juga komitmennya menjadi muslimah yang taat. Namun, semuanya berubah ketika pertemuannya dengan Muhammad Faqih Baizhan seorang fotografer yang pernah membantunya tiga tahun lalu. Benih-benih cinta mulai tumbuh di antara mereka. Mampukah Shafa bertahan dengan komitmen yang telah dia buat? #1 Photografer 17/9/2023
Todos los derechos reservados
#16
spiritualromance
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Kamu [SELESAI]✔
  • ALIF 2 : AGEN[IUS]
  • ALIF (TERBIT)
  • Tahajjud Cinta [END]
  • Eternal Love Of Dream [End]
  • ZAHTHAR [END]
  • ALESYA (END)
  • SPECIAL LOVE • LEX (렉스)
  • Muallaq (End)
  • Parak | ✔

Tak ada yang tak mungkin di dunia ini. Sepucuk kertas yang kutulis dengan torehan tinta sederhana mampu merubah kenyataan hidupku. Aku selalu dan akan selalu percaya akan takdir yang Allah gariskan untukku. Kuharap, esok nanti dirimu masih sama seperti hari ini. Aku tahu, dan aku menyadari siapa diriku ini. Hanya gadis sederhana yang mencintai seorang lelaki berparas rupawan. Sungguh, karena Allah-lah aku mencintainya. Lucu mungkin? Orang sepertiku mencintai sosok hampir sempurna sepertinya. Hingga berjalannya waktu yang tak terasa. Seperti hembusan nafas yang tidak kalian sadari, aku mulai dekat. Selalu nyaman, dan selalu ingin membuatnya bahagia. Namun, sebuah kenyataan pahit mengantarkanku hampir ke titik terendah dalam hidupku. Takdir yang kupercayai membuat diriku hidup seolah-olah tak ada kebahagiaan lagi setelah itu. Tapi, perasaan ini masih tersimpan jelas meskipun kamu membenciku. Kamu? Ya, Kamu. Kalau penasaran yuk baca aja gratis kok tanpa dipungut biaya hehe;')

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido