Hudzaifah

Hudzaifah

  • WpView
    reads 54,721
  • WpVote
    Stemmen 3,011
  • WpPart
    Delen 59
WpMetadataReadCompleet zat, feb. 3, 2024
WpInfo
Fictie
Sociale Thema's
"Seperti halnya cahaya matahari yang menarik tanaman, agar tanaman itu menghadapkan wajahnya dan tunduk pada cahaya-nya (matahari)." "Begitu pun Allah.." "Allah selalu menunggu kita, memanggil kita, memberikan cahaya-nya, bahkan. Menunggu kamu dan doa-doamu, agar kita berbalik kepadanya.. Sehingga kita dapat bertumbuh melalui dia (allah)" [FOLLOW SEBELUM MEMBACA⚠] Hudzaifah aslam Mubarok 'Zai' adalah panggilannya Siapa yang tak kenal dia? Ialah seorang ustadz muda,tahfidz quran, anak dari pemilik pondok pesantren markaz al-quran tasikmalaya. ________________ ⚠DILARANG UNTUK PLAGIAT/COPY ⚠MURNI HASIL PEMIKIRAN SENDIRI ⚠VOTE SEIKHLASNYA Cerita ini hanya fiktif belaka, jika ada kesalahan dalam ilmu, tokoh, alur/dll mohon maaf. Start : 28 april 2023 Finish : 07 Januari 2024 Instagram author : @elsntsri @wp.elsntsri
Alle rechten voorbehouden
#237
spiritual
WpChevronRight
Word lid van de grootste verhalengemeenschapOntvang persoonlijke verhaal aanbevelingen, sla je favorieten op in je bibliotheek en geef commentaar en stem om je gemeenschap te laten groeien.
Illustration

Je bent misschien ook geïnteresseerd in

  • Afwan Yaa Alfathunnisa [End]
  • Guide to Jannah [END/REVISI]
  • Menjauh Untuk Menjaga [Revisi]
  • Ya Umma Awlaadii 'NaZa' || On Going
  • DIALAH TAKDIRKU [SELESAI]
  • Risalah Kasih
  • Menjadikanmu Bidadari (TERBIT)
  • Al & El : Gus, atau Pengurus? | Lanjut After Married
  • Love Till Jannah [END]

📢 [Rampung, Tamat, End] 📝 Belum Revisi ➡️ Cerita Pertama Blurb: Arul Haidar Al-Qousy. Pria frustasi yang membunuh dirinya sendiri secara perlahan dengan terus-terusan merokok dan meminum minuman bersoda. Sang Kakek yang tak tahan melihat kegilaan cucunya lantas mengirim Arul ke pondok pesantren. Di sana, Arul tanpa sengaja bertemu dengan Almeera Hasna Alfathunnisa. Seorang santri putri yang mengajarinya tentang dua prinsip Jawa dalam mensyukuri hidup, 'memayu hayuning bawana' dan 'urip kuwi urup.' 'Witing tresna jalaran saka kulina.' Mereka yang memiliki hobi yang sama, membuat mereka sering berjumpa. Lalu kebiasaan itu menumbuhkan gejolak cinta di antara keduanya. Namun sayang, ketika benih cinta di antara keduanya telah mengakar kuat dalam inti jiwa, Sang Maha Cinta lantas menguji. Ketika Sang Kiai pondok pesantren sakit, Arul mengetahui fakta bahwa Nisa ternyata adalah seorang kaum ningrat pesantren, Nisa adalah putri tunggal kianya. Sang Kiai yang takut akan masa depan pondok pesantren pun, lantas menjodohkan Nisa dengan salah satu Gus ningrat pesantren pula. Lalu, bagaimanakah sikap Arul dalam menghadapi fakta itu? Apakah ia akan mundur perlahan karena merasa tak pantas? Ataukah ia akan tetap memperjuangkan cintanya? Sekalipun, ia masih jauh dari kata Imam Masa Depan. In syaa Allah dilengkapi dengan: 📎Puisi 📎Wawasan keislaman 📎Serba-serbi Bahasa Jawa Mugi bombong ing penggalih panjenengan 😇 History Rank : #1 in cinta (19/06/2021) #2 in remaja (19/06/2021) #2 in pesantren (19/06/2021) #4 in islami (19/06/2021) #5 in poetry (21/06/2021) #6 in quotes (20/06/2021) Komentar mereka tentang Afwan Yaa Alfathunnisa ada di dalam chapter 😊

Meer details
WpActionLinkInhoudsrichtlijnen