Story cover for Rasa Raga by Uciiii06
Rasa Raga
  • WpView
    LECTURAS 5
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 2
  • WpView
    LECTURAS 5
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 2
Continúa, Has publicado abr 27, 2023
"Jangan suka gue." Tekannya dengan menatap lekat gadis yang berdiri dihadapannya ini, lalu berjalan pelan mendekat seraya bersiul pelan lalu berhenti tepat disamping gadis itu berdiri dan menunduk mendekatkan mulutnya tepat disamping telinga gadis itu.
"Karna itu, bahaya." Setelah membisikkan kalimat tersebut, ia beranjak pelan dengan meninggalkan kecupan basah di telinga gadis itu, dan melanjutkan siulannya yang sempat ia hentikan tadi.

©over by template canva
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Rasa Raga a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Quizás también te guste
Slide 1 of 8
CINTA ITU INDAH YA? cover
DIKHA cover
ALFIAN BAGASKARA cover
BRINCA cover
dimana janji tersebut cover
OUR STORY (ZLS)  cover
kiara cover
Komedi cinta [Tahap Revisi] cover

CINTA ITU INDAH YA?

10 partes Concluida Contenido adulto

"Eh Nad," Ziro memanggilnya, suara cerianya penuh semangat. "Lo mau tau nggak persamaan lo sama bokap gue?" Nadira yang sedang sibuk mencatat hanya mengerutkan kening, sedikit terganggu. "Gak tahu, dan gak mau tahu," jawabnya cepat tanpa mengalihkan pandangan dari bukunya. "Naad!" Ziro merengek, mencoba menarik perhatian Nadira. "Iya, iya, gak tahu tuh, apaan tuh persamaannya?" Nadira mengerutkan dahi, tidak sabar dengan pertanyaan Ziro. "Gaada habisnya," jawab Ziro sambil tertawa, dan Nadira hanya bisa mendengus kesal. "Hahaha, bisa aja lo," Nadira tertawa sedikit, meski suaranya terdengar sedikit dipaksakan. Sejak kedatangan Ziro, cowok baru di sekolah, Nadira merasa hidupnya semakin kacau. Mereka berdua memiliki persamaan yang tidak pernah terduga. Mulai dari perseteruan kecil yang penuh ejekan hingga perasaan yang mulai tumbuh di antara mereka. Akankah mereka berakhir seperti yang Nadira harapkan, atau ada sesuatu yang lebih besar yang menanti?