The Path to Yes

The Path to Yes

  • WpView
    LECTURAS 20
  • WpVote
    Votos 3
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, may 6, 2023
Hi, ini adalah karya pertama. jadi mohon maaf kalau sekiranya terlalu kaku. Logan, seorang pengacara berpengalaman, beristirahat selama tiga bulan di Kanada setelah dua tahun yang melelahkan dengan pekerjaannya. Saat menikmati waktu santainya di sebuah cafe bernama Mulabu, Logan menuliskan karangan novel sambil menikmati secangkir kopi panas. Di suatu hari musim gugur yang sibuk, seorang wanita cantik bernama Violet mendekatinya dan membuat hatinya berdebar kencang. Dalam suasana yang ramai, Logan dan Violet saling bertatap mata dan tersenyum, menemukan kenyamanan dalam keheningan satu sama lain. Meskipun mereka merasa canggung di awal, benih cinta pun tumbuh di antara pohon gugur yang bertebaran di sekitar mereka. Dalam dunia yang berbeda dari keramaian cafe, mereka saling menatap dan saling tersenyum, menikmati momen indah itu.
Todos los derechos reservados
#88
kanada
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Lonte Vs Gigolo (The Coli Trilogi I) (End)
  • Loving You
  • Love Mistake
  •  MY WIFE IS MY NURSE
  • Unpredictable Love
  • Kopi & Deadline (On Going)
  • Yes, Chef! End - Sudah Terbit (GooglePlay Books)
  • Perpindahan Dimensi Sang Penulis

Keheningan sesaat dalam kamar hotel mewah tetsebut. Yang ada hanyalah desah nafas dua insan yang telah usai mendaki puncak dari kenikmatan dunia. Pakaian mereka masih utuh dan lengkap tapi dua bagian tubuh mereka telah menyatu. Chika perlahan berdiri dari tubuh Renra. Ia merapikan celana dalamnya. Dan melihat Renra yang masih berusaha mengatur nafasnya. "Itu sebagai pengingat buat lo Ren. Gue adalah Lonte. Sampai kapan pun, meski gue udah berhenti. Orang akan tetap menganggap gue lonte. Gue cuma nggak mau ngerusak nama baik lu, nama baik keluarga lu. Akan banyak badai yang harus kita hadapi andai lu sama gue. Dan gue nggak siap buat itu. Lo masih banyak pilihan untuk hidup lo. Dan pilihan itu bukan gue. Tapi, kalau lo ngebutuhin gue. Lo masih nyimpan nomor gue." Setelah mengambil tas dan memasukkan amplop coklat itu ke dalam tas jinjingnya. Chika pun pergi meninggalkan Renra yang masih setengah sadar. Mata sayunya hampir saja tertutup menerima kenikmatan membahana yang diberikan Chika. "Chi. . Chi. . Chi. . " Hanya itu yang keluar dari mulutnya dengan tangan yang mencoba menggapai. *** Cerita tentang anak-anak manusia yang mencoba menemukan arti cinta sejati. Didalam pekat dan kelamnya kehidupan mereka. Cinta adalah memilih. Apakah itu tentang materi, status sosial, atau sekedar rupa wajah. Biarlah hati yang menentukan. Cerita ini mengandung unsur dewasa. Tapi, percayalah itu hanya bumbu penyedap. Bagai minum kopi, tanpa suara hujan.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido