Rashzea'S

Rashzea'S

  • WpView
    Reads 157
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Feb 19, 2024
JLEB! "argh... Alfi..." rintih suara gadis itu terdengar lirih lelaki itu masih asyik memukuli anak buah rivalnya gadis itu mencabut pisau yg ditancapkan oleh ketua rival Alfi pada perutnya ia memegangi perutnya berharap Tuhan yang maha baik masih memberinya amanah Dua anak Laki-laki kembar, 2 anak pertamanya "RASHYA BEGO!! ISTRI LO!!!!" Suara teriakan itu bahkan hampir tak terdengar didalam bisingnya suara pukulan Lelaki itu masih bergulat dengan rivalnya sampai seseorang menariknya dari belakang dengan keras "RASHYA!!! ZEAYA KETUSUK! LO DENGER GAK SIH?!" DEG!!! Ia menoleh kearah seorang wanita muda yang berusaha berdiri sambil bertumpu di pintu mobil sport miliknya. Lelaki itu berlari kearahnya dan hendak menggendong wanita muda itu ala bridal style. tapi, gadis itu menolak dan membuka pintunya sendiri. Lelaki itu menutupi bingkai pintu atas dengan lengan agar gadis itu tak terjedug. "aku masih kuat,kamu selesein dulu"ujar gadis itu mengambil jaketnya yg berada didalam mobil dan menutup lukanya sementara dengan jaketnya. "gk,aku anter kamu--" gadis itu menarik tangan lelaki itu dan meletakkan diatas perutnya membuat lelaki itu ikut menunduk lelaki itu menatap gadis itu "Ayah...kita kuat kok.. Ayah selesein dulu ya.. nanti kalo udah selese..baru anterin Bunda..Kita sayang Ayah " Suara halus gadis nan menenangkan itu membuatnya bergetar hampir saja pertahanannya runtuh jika gadis itu tak mencium pipinya cukup lama dan memeluk lehernya "A-aku selesein secepatnya. Tunggu disini!" ujar lelaki itu menutup pintu mobil dan berlari kembali melawan musuhnya Wanita muda cantik nan manis itu berusaha tetap sadar dengan mengucapkan ratusan istighfar , Ia menelphone seseorang. "Azkash...Tolong.. Untuk kali ini.. gue butuh pasukan lo.Di Arena sekarang, Alfi butuh ban...tuan..." gadis itu sudah tidak kuat dan menjatuhkan handphonennya dan menutup matanya "Jee??!-" Lelaki itu segera mengumpulkan pasukan dan bergegas menuju Arena.
All Rights Reserved
#22
romanceislami
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • tentang sebuah rasa
  • Cahaya Iman Gus Berandal (on going)
  • FAREINA
  • GHAVARI
  • AFIKA [ END✔ ]
  • ARSYA 2✔
  • LOVE STORY QIANARRA
  • COOL BOY VS BAD GIRL
  • ESHA🍓 || (END)
  • CINTA DALAM KELABU

"Lo belum jawab pertanyaan gue! Kenapa Lo Nerima perjodohan itu?" Tanya raka dengan nada dingin. "Karena....karena aku gak mau durhaka sama kedua orangtua. Apapun yang mereka inginkan kalo aku mampu pasti aku turutin." Ucap Zahra sambil terus menunduk atau melihat ke arah lain. "Sekalipun Lo harus ngorbanin masa depan Lo?" Tanya raka dengan tersenyum kecut. Sedangkan Zahra hanya diam. "Harusnya Lo bisa nolak baik baik. Kalo Lo nolak otomatis perjodohan ini gak akan terjadi! Gue itu enggak mau nikah sama Lo! Harusnya Lo ngertiin gue." Ucap Raka yang mulai marah. "Tapi kenapa harus aku yang nolak? Kalo kamu gak mau, kenapa kamu terima juga? Kamu juga bisa nolak kan?" Tanya Zahra yang tidak habis pikir dengan ucapan Raka yang seakan menyalahkan diri nya. "Tapi gue gak bisa! Kalo gue nolak semua fasilitas gue bakal disita. Ngerti gak sih Lo?" Ucap Raka sengit. "Harusnya juga kamu ngertiin posisi aku. Dan aku cuman gak mau jadi anak durhaka. Udah itu aja!" Jawab Zahra berusaha sabar. Raka mengusap wajah nya kasar lalu kembali menatap tajam zahra. "Gue pastiin Lo bakal nyesel nikah sama gue! Camkan itu!" Ucap Raka lalu bergegas pergi keluar kelas dengan membuka pintu nya kasar. Zahra hanya beristighfar menghadapi sikap Raka yang ternyata seperti ini. Gimana kelanjutan ceritanya? Yok! Langsung aja baca ya guys🤗

More details
WpActionLinkContent Guidelines