I'm WILLIAM Harell

I'm WILLIAM Harell

  • WpView
    Letture 2,172
  • WpVote
    Voti 864
  • WpPart
    Parti 21
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione sab, gen 13, 2024
WpInfo
Narrativa
Storie d'Amore
"Rumah kosong menjadi saksi bisu kesepian dari sosok pemeran utama dalam sebuah karya tulisan. Kerinduan yang amat mendalam telah lama terkurung dalam palung hati mengingat seutas senyum dari paras yang telah sirna terbawa lara." -Author baik
Tutti i diritti riservati
#54
william
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Yang Dulu Melukai,Kini Menyayangi [END]
  • LOVE YOURSELF(Hiatus)
  • Waktu?
  • ELGITA: Yang Tak Pernah Terucap (END)
  • Ketika Playboy Jatuh Cinta (TAMAT)
  • Menyerah atau Bertahan?
  • Juan [REVISI]
  • DENNIES
  • Dia Penyelamat
  • A Fractured Soul

Cerita ini mengisahkan seorang siswa yang hidupnya penuh penderitaan, baik di sekolah maupun di rumah. Ia adalah seorang anak yang lugu, mudah sakit, dan terperangkap dalam masa hidup yang kelam. Di sekolah, ia selalu menjadi sasaran bullying. Teman-temannya menjauhinya, bahkan tak ada satu pun yang mau berteman dengannya. Setiap hari, ia merasa kesepian dan tak berdaya, terjebak dalam dunia yang penuh rasa sakit dan penghinaan. Di rumah, kondisi yang lebih buruk lagi menunggunya. Kedua orang tuanya tidak menunjukkan kasih sayang sama sekali. Alih-alih memberikan dukungan, mereka justru menyiksanya, baik secara fisik maupun emosional. Setiap kali ia mendapatkan nilai yang buruk, atau bahkan tidak mendapatkan nilai seratus, ia akan dihukum dengan tidak diberi makan dan terus disiksa. Kata-kata yang terlontar dari orang tuanya begitu menyakitkan, membuatnya merasa seperti anak yang tidak berguna dan tak pantas untuk dihargai. Kondisi ini membuatnya terpuruk dalam keputusasaan. Ia merasa hidupnya tidak berarti dan mulai berpikir untuk menyerah. Setiap kali dibuli atau disiksa, ia hanya pasrah dan tidak berdaya, seakan-akan dunia ini terlalu berat untuk ia hadapi. Ia tak pernah merasakan kehangatan keluarga yang seharusnya menjadi tempat pelindungnya. Ia selalu iri melihat kebahagiaan orang lain, namun dirinya tak pernah merasakannya. Di luar, wajahnya selalu datar, tak pernah ada senyum yang menghiasi wajahnya. Luka-luka fisik dan emosional yang ia alami menjadi beban berat yang membentuk dirinya menjadi sosok yang tertutup dan terpuruk. Ia hanya bisa bersembunyi di balik kesedihan, tak tahu harus bagaimana lagi untuk bertahan. Bagaimana kisahnya akan berlanjut? Akankah ada secercah harapan yang datang untuk mengubah hidupnya? Mari kita saksikan perjalanan hidupnya yang penuh dengan perjuangan dan air mata... cerita ini murni dari pikiran yana sendiri dan jangan plagiat!!

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti