Here With Me (Revisi)

Here With Me (Revisi)

  • WpView
    Reads 5,178
  • WpVote
    Votes 2,073
  • WpPart
    Parts 21
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 4, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
"Gue udah nggak punya tempat lagi untuk bahagia." "Ada, selalu ada tempat untuk itu, Lyn. Here with me." ••• Setelah terjebak lama dalam derasnya hujan, Lingga Mahaksara menemukan pelanginya. Alessia Karalyn, gadis pembawa asa. Bagi Ralyn yang sudah sering terluka, Lingga hanyalah kenangan kecil yang tak sengaja ikut terkubur bersama semua luka masa lalunya. Tak lagi diingat dan tak lagi dikenang. Tenggelam bersama semua rasa sakitnya. Bagi Lingga yang tak pernah dicintai, Ralyn adalah kenangan yang akan selalu abadi. Tangan pertama yang terulur di saat ia tak lagi menemukan tempat untuk kembali. Datang membawa harapan. Layaknya pelangi indah yang menggantikan rintik hujan. Mereka sama-sama tumbuh dari sebuah luka kemudian memutuskan untuk saling menyembuhkan. Namun, apakah takdir mau berbaik hati memberikan sebuah akhir yang indah untuk mereka yang hanya ingin menemukan 'rumah'? High rank: #1-lingga
All Rights Reserved
#264
populer
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DANADYAKSA
  • Aksara Lingga
  • RANGGA PUTRA
  • Males, ribet.
  • EPIPHANY
  • Raina
  • MEISYA
  • Kenangan Untukku [Selesai]
  • Destiny said. {BERSAMBUNG}

Danadyaksa adalah laki-laki dengan hidup yang sangat sederhana. Cibiran dan hinaan sering didapatkannya dari teman-teman satu sekolahnya terutama perempuan karena menggunakan sepeda motor beat berwarna hitam setiap berangkat sekolah. Orang tuanya meninggal ketika ia masih duduk di bangku SMP, meninggalkan dua orang adik yang harus Aksa hidupi. Menjadi Ayah, Ibu sekaligus kakak di usianya yang begitu belia bukanlah hal yang mudah. Aksa mulai bekerja semenjak orang tuanya meninggal untuk memenuhi kebutuhannya serta kedua adiknya yang masih kecil. Menjadi kuli bangunan, penjaga toko, pelayan restoran dan berbagai pekerjaan serabutan lainnya Aksa lakukan. Aksa pernah berkata: "Nggak papa gue nggak punya masa depan yang terjamin, tapi adek-adek gue harus punya masa depan. Harus jadi orang besar." Aksa tidak pernah memikirkan perihal cinta. Yang ia pikirkan hanyalah adik-adiknya. Bagaimana masa depan adiknya, bagaimana mendidik adiknya dengan baik dan bagaimana adiknya bisa menikmati hidup seperti anak lainnya yang penuh kebahagiaan dari keluarga. Namun, Aksa mulai tertarik dengan cinta semenjak ia mulai mengenal Alsava. Gadis yang dikenalnya sejak insiden Aksa yang tanpa sengaja menginjak kacamata Alsava. Tapi rasanya sangat tidak mungkin untuk memiliki Alsava yang latar belakang ekonominya sangat jauh beda dengan dirinya. Apakah mereka bisa bersama? Mungkin. Atau justru, tidak akan pernah bersama. ** "Sa, gue boleh suka sama lo, nggak?" "Tunggu gue sukses." ** "Gue kalo mau suka sama Alsava juga harus sadar diri. Gue orang nggak punya. Beda sama dia." ***

More details
WpActionLinkContent Guidelines