The Mysterious Girl

The Mysterious Girl

  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 26, 2026
SMA Merpati pernah kehilangan seseorang yang tak tergantikan. Waktu berlalu, dan semua orang memilih untuk melupakannya. Hingga seorang gadis datang dengan wajah yang tak ingin dilihat siapa pun. Azrelia Cantika. Nama yang terdengar asing, sosok yang tampak rapuh. Ia menerima hinaan tanpa bantahan, menelan luka tanpa suara, seolah memang pantas diperlakukan seperti itu. Tak ada yang menyadari bahwa diamnya Azrelia bukan tanda kelemahan, melainkan kesabaran. Kesabaran seseorang yang sedang menunggu waktu paling tepat untuk membuat semuanya runtuh-perlahan, tanpa mereka sadari. Karena di tempat ini, yang paling berbahaya bukanlah mereka yang berkuasa, melainkan mereka yang tak dianggap ada.
All Rights Reserved
#11
hiddenpast
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bound to Him
  • SHEA SANG FIGURAN
  • Shadow in the Lab
  • Defiant [END]
  • Fraktal Rahasia (Selesai)
  • (END) SETTING THE PATH OF LIFE - 🔞BL, ABO (JOONGDUNK)
  • Hello, Mr. Mafia!
  • My Perfect Model ( Republish )
  • FRAGMENTS OF HEART - GINJAY ☆
  • Trasmigrazione Gemellare Antagonista.

Arstella terbangun di tubuh seorang pelayan di dunia asing yang penuh aturan dan kasta yang tak ia pahami. Setelah dipecat karena kebodohan yang tak disengaja, ia menemukan secarik poster. Kerajaan Eldoria tengah mencari pelayan untuk dua pangeran. Pangeran Leo, sang pewaris berambut emas yang dicintai rakyat, dan Pangeran Theodore, sang anak berambut hitam yang dibenci istana karena dianggap membawa kutukan. Tanpa pilihan, Arstella melamar pekerjaan itu dan tanpa sadar melangkah ke dalam istana yang tak hanya penuh kemegahan, tapi juga rahasia kelam. "Dewa aku hanya ingin hidup tenang... aku hanya ingin bekerja," bisik Arstella lirih, seolah sedang memohon pada langit yang bahkan tak menjawab. Namun, jawabannya datang dari bayangan. Suara Theodore terdengar rendah dan berbahaya. "Sayangnya, kau bekerja pada iblis, Stella." Ia melangkah mendekat, matanya gelap tak menyisakan belas kasih. "Dan dewa tak punya kuasa atas sesuatu yang sudah menjadi milikku."

More details
WpActionLinkContent Guidelines