I'M NOT A BURDEN [ SELESAI]

I'M NOT A BURDEN [ SELESAI]

  • WpView
    Reads 10,623
  • WpVote
    Votes 6,476
  • WpPart
    Parts 47
WpMetadataReadComplete Sun, Oct 6, 2024
🌿BIASAKAN VOTE SESUDAH MEMBACA🌿 🌿 SELAMAT MEMBACA!🍀 TERIMA KASIH!!! Ini tentang mereka yang selalu terluka Di balik topeng kehancuran. Ada banyak retakan besar yang sangat sulit untuk menyatukan retakan itu lagi. Lika liku kehidupan, berbagai macam cobaan hidup, pahit manis ,suka duka, tetesan air mata kian menghiasi kehidupan mereka. Masalah dengan keluarga juga kian ikut serta dalam kisah mereka. Banyak tokoh pemeran memanifulatif mereka dengan senyuman palsu dan tawa dusta. Bentakan, cacian dan umpatan kasar menjadi penghias kehidupan. Bahkan untuk menyebut kata bahagia Saja mereka bingung "Apa itu bahagia?" ............. Ikuti kisah mereka Akankah mereka sanggup mendaki gunung yang berduri.? Atau apakah mereka sanggup berjalan di dalam lembah yang penuh dengan kaca dan kegelapan? Atau malah berakhir tragis tanpa kebahagiaan? ... #sadending #kematian #perjuangan #bentakan #mentalhealth
All Rights Reserved
#216
penyakitan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • HELP! (END).
  • REGRET [END]
  • Ad Meliora || END✓
  • Javas Drexzer [END]
  • Aku, Kamu dan Luka [SELESAI]
  • Aleysha Please Don't Go!
  • Nanti Juga Sampai

BUKAN KISAH PERCINTAAN REMAJA. (FOLLOW SEBELUM MEMBACA). (Fiksi remaja, Mental health). {PART MASIH LENGKAP}. Kenapa harus dianggap gila dan aneh? Orang-orang menganggapnya gila dan aneh. Karena tubuhnya tidak bersih seperti kebanyakan manusia pada umumnya. 'Bersih' dalam artian tidak ada luka baretan atau pun bekas luka pukul. Tidak. Dia tidak gila, namun mentalnya diguncang dan dirusak. Saat berkonsultasi dengan dokter psikolog justru dianggap gila. "Kamu udah gila makanya ke psikolog?" "Kenapa ke psikolog? Kayak orang yang punya depresi berat aja." "Udah, kamu cuma kurang ibadah sama berdoa aja." "Anak umuran kamu tuh biasanya pada seger, ceria. Lah, kamu? Kayak orang gila." Bahkan orang tuanya pun meremehkan apa yang dia rasa, menganggap seolah tidak terjadi apa-apa. Tidak sampai di situ... dia pun harus merasakan bully di sekolah sampai mendapat luka fisik. Dan yang lebih menyakitkan adalah... ketika dipaksa menerima kenyataan bahwa dia harus kehilangan seseorang yang sangat dia sayang. Don't copy my story! Stard: 01 Desember, 2021. End: 30 Januari, 2022.

More details
WpActionLinkContent Guidelines