Kala dan Kara.

Kala dan Kara.

  • WpView
    Reads 26
  • WpVote
    Votes 26
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 1, 2023
Caramel Lakana, pemenang lomba Grand Prix lukis pelajar, kompetisi seni remaja harian ke - 13. Yang paling terkenal baru-baru ini adalah potret diri karya Caramel Lakana siswi kelas tiga di SMA Bakti, karena menggambarkan sisi misterius di dalam diri gadis berusia 17 tahun. Kara berusaha menjadi pelukis terkenal, meneruskan hobi adiknya sekaligus mengungkap kematian janggal Clara- sang adik kembaran.
All Rights Reserved
#869
brokenhome
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dark Secret [Akan Diterbitkan]
  • Dari Tawuran Ke Popok Bayi
  • Dating Demi Gengsi
  • THE ALGEBRA OF SILENCE
  • Mokondo's Karma
  • Kuas Gugur ◖BL◗  
  • Karamel [Completed]

"Kamu sebenarnya ke sekolah untuk mengejar masa depan atau mengejar saya?" tanya Gibran sarkastis. "Bapak kan masa depan saya." Jawab Zeva. *** Zevanya Fidelya adalah gadis kelas dua SMA yang terlihat sempurna di mata orang lain. Ia cantik, pintar, dan punya segala-galanya. Ia yakin semua laki-laki akan takluk dengan pesona yang ia miliki. Karena itu, ia suka bertaruh dengan dua orang sahabatnya untuk menaklukan hati laki-laki. Suatu hari, salah seorang sahabat Zeva berkata ada laki-laki yang tak akan bisa Zeva taklukan. Laki-laki itu adalah Gibran, guru paling killer di sekolah mereka yang berusia lima tahun lebih tua dibanding mereka. Zeva pun bertaruh dengan dua sahabatnya untuk bisa menaklukan Gibran dalam waktu dua bulan. Tapi, rupanya Gibran berbeda dari semua laki-laki yang pernah Zeva taklukan. Ia dingin, suka menghukum murid yang mengganggu, tidak peduli dengan makhluk bernama perempuan, dan super killer. Mendekati Gibran sama dengan masuk ke dalam kandang harimau. Masalah yang dihadapi Zeva tambah runyam saat ia mendapat surat teror. Tulisan tangan di surat itu mirip dengan tulisan tangan sahabat Zeva yang telah meninggal. Yang lebih parahnya, si pengirim surat juga tahu Zeva lah yang telah membunuh sahabatnya sendiri. Akankah Zeva berhasil menaklukan hati Gibran, si guru killer? Siapa sebenarnya si pengirim surat yang tahu 'rahasia gelap' Zeva? *** Highest rank: #1 in misteri [20/12/2020] #1 in surat [02/01/2021]

More details
WpActionLinkContent Guidelines