Rembulan Sendu

Rembulan Sendu

  • WpView
    Reads 34,416
  • WpVote
    Votes 1,159
  • WpPart
    Parts 62
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jan 21, 2026
Kirania pikir, menjadi sahabat dari seorang Cakra Aryasatya Wijaya saja sudah cukup. Kenyataannya, seiring berjalannya waktu, perasaannya tumbuh dan semakin lama semakin mencekik. Sampai akhirnya dia memberanikan diri untuk menyatakan perasaannya kepada laki-laki yang menganggapnya sebagai sahabat itu. "Pertemuan kita di kafe sore itu, ternyata adalah awal mula di mana gue kecanduan lihat wajah lo." Kirania menghela napas panjang. "Ki..." Cakra menatap gadis itu dari samping. "Lo tahu keadaan gue sekarang kayak gimana, kan?" tanyanya yang memancing senyuman tipis Kirania. Gadis itu mengangguk. "Kenapa rembulan diciptakan seorang diri, ya?" Kirania menatap jauh ke angkasa. "Udah malam, sebaiknya gue balik ke kos." Dia berdiri dan berjalan pergi meninggalkan Cakra di rooftop gedung itu sendirian.
All Rights Reserved
#437
seni
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PACARNYA BOO (Sudah Terbit)
  • AGAVAN (H I A T U S)
  • Destino [SELESAI]
  • Ali Arkhan
  • RAFA(Rain Rafa)
  • Sour Seventeen
  • LOVE MAZE - (V BTS)
  • Kuas,Cat dan Cinta
  • satu hati satu nama
  • Aku Bukan Simpanan (Lengkap)

Satu hari sebelum mawar putih layu dia pernah berkata, "Jangan takut kehilangan. Karena sejatinya hidup adalah tentang kembalinya ke pelukan Tuhan." Saffiyah adalah gadis yang menduduki peringkat akhir di sekolah hal itu membuat Saffiyah mendapatkan perlakuan kasar dari sang Papa. Disatu sisi dia juga bahagia bisa menjadi pacar dari cowok paling pintar di sekolah. "Boo?" "Ya." "Saat aku udah nggak kuat untuk bertahan. Aku mau kamu tetap jadi Boo yang aku kenal. Jangan pernah berubah dan jangan pernah menyepelekan hal kecil yang membuat kamu kehilangan. Karena kamu nggak tahu kalau hal kecil yang kamu abaikan bisa menjadi penyesalan kamu." "Saf?" "Boo, aku udah nggak kuat. Sakit banget rasanya."

More details
WpActionLinkContent Guidelines